Select Page

Tegalalang Rice Terrace

Terletak di Desa Tegalalang, Kabupaten Gianyar, kami di sajikan pemandangan persawahan dengan khas teras siring Bali nya.

Sawahnya berundak-undak, dengan petak-petak yang bertingkat rapi. Terlihat seperti tangga dengan tanaman padi yang menghijau. Dikelilingi oleh banyaknya pohon nyiur seolah membingkai kawasan Tegalalang dengan tampilan yang lebih cantik, alami dan menawan. Sangat luar biasa indah.

Meskipun mungkin tidak seramai tempat wisata di Bali lain nya, tapi lokasi ini layak untuk dimasukkan dalam rencana perjalanan para sobat ke Pulau Dewata ini. Sobat bisa menikmati sawah, menelusuri di pematang sawah, serta dapat menikmati hijaunya sawah dan uniknya teras siring. Di mata adem, dan udaranya seger.

Letaknya di pinggir jalan sehingga mudah untuk di jangkau, jadi parkir bisa lebih mudah. Di pinggir jalan ada resto atau cafe yang menghadap ke persawahan jadi bisa menikmati pemandangan sambil makan siang atau sekedar ngopi atau ngeteh di siang hari 🙂 . Selain cafe dan resto juga ada penjual souvenir khas Bali juga di sepanjang jalan tersebut.
Aktivitas yang bisa dilakukan selain foto – foto,.. bagi yang memiliki keberanian untuk ayunan dengan pemandangan sawah di bawahnya juga di sediakan, tentunya dengan membayar sejumlah rupiah sekitar 50K sd 100K.

Beachwalk Kuta

“halah… jauh – jauh ke Bali ke mall juga… bukannya mall di mana – mana sama aja, jualan barangnya ya itu – itu aja, dan mahal – mahal juga” .. mungkin itu yang kali pertama orang tau bahwa salah satu tempat yang kami kunjungi adalah Beachwalk Kuta Bali, yang nota bene juga semacam mall. Kami juga pernah bilang seperti itu, ketika dengar cerita dari teman kami kalau mereka berkunjung ke mall di suatu kota tertentu, atau melihat rombongan dari luar kota ke mall, komentar nya “wisata kok ke mall sih… bukannya mall di mana aja juga sama yaa… ” hahaha 😀 .
Dan kami termakan dengan komentar kami sendiri, dan kami juga akhirnya memutuskan berwisata di salah satu mall terbesar di Bali yaitu BeachWalk. Setelah kami berkunjung ke sana, baru kami sadari mungkin ketika ada rombongan ke salah satu mall di Jogja ( kota kami ) , mall tersebut beda dengan kota asli mereka atau bahkan mereka belum punya mall di kota yang bersangkutan, seperti yang kami rasakan ketika kami berkunjung ke Beachwalk Bali.
Terletak di dekat Pantai Kuta, Beachwalk menjadi mall yang sangat ramai dikunjungi. Secara di sekitar beachwalk juga ada begitu banyak hotel dan di pusat keramaian Bali yaitu di Pantai Kuta.
Arsitek nya cukup unik , terdiri dari beberapa lantai ( lupa ada berapa lantai di sana.. ) outlet – outlet ada yang modern dengan merk – merk terkenal ada juga dari local. Berbagai produk ditawarkan di Beachwalk shopping center. Dan kayaknya, mending malem hari deh sob kalau ke sana,.. ornamen lampunya cantik dan warna warni, cocok banget buat foto – foto.
Mau makan di sini juga ok sob .. food court nya sangat lengkap, mau makanan tradisional ada , modern juga ok . Nah cara memesannya unik juga, di kota kami sepertinya belum menerapkan nya sih,.. tapi di Jakarta ada food court sudah menerapkan juga model seperti yang di Bali.
Jadi caranya, para sobat sekalian dateng ke kasir, untuk melakukan deposit, kira – kira mau budget makan berapa, tinggal deposit kemudian kasir akan memberikan secarik kertas, yang ada QR code nya. Nah nanti setelah itu.. tinggal pilih mau makan apa, dari outlet akan scan QR Code nya, deposit akan berkurang, begitu seterusnya. Kalau ternyata sisa, maka bisa di refund sob.. dateng lagi aja ke kasir tunjukan lagi kertas tadi , langsung deh di terima sisanya.
Bagaimana kalau kurang… ya deposit lagi sob , hehehe… nah makanya, keliling dulu sob, kira – kira mau makan apa, biar bisa di sesuaikan depositnya berapa. Kalau aku sih mending deposit dulu, biar irit, budget disesuaikan dengan depositnya hehehe.. terserah kalian mau gimana. 😀 .

Hal yang menarik lagi, adalah candylicious… ini target kunjungannya istri hehe .. suka banget dengan yang namanya coklat, ya cocok banget kalau target nya ke tempat ini. Banyak macam permen dan gula-gula di sini, inget ya kontrol konsumsi gulanya hehe .. berbagai merk tersedia. Bahkan permen yang dulu aku suka banget, disebut poprock,.. permennya meletup letup ketika masuk mulut juga ada, di samping permen dan coklat ada juga gelato sob.. hmmm .. enak dengan berbagai macam varian. worth it lah.

So.. bagi temen-temen yang ada rencana ke Bali, mall satu ini oke lah untuk di kunjungi, menjadi salah satu agenda. hmm .. kayaknya kalau ada berkat dan diijinkan sama Tuhan untuk ke Bali, sepertinya kami akan berkunjung ke Beachwalk lagi. 😀 .

Pura Lempuyang

Pura ini cukup viral dengan hasil foto – foto yang di share cukup memukau dengan pantulan seperti kolam di bawahnya , ditambah dengan background Gunung Agung yang gagah. Beberapa pengunjung yang penasaran dan pada akhirnya ke lokasi mungkin beberapa ada kecewa, ternyata tidak ada kolam di sana, namun trik dari si tukang foto dengan menggunakan cermin sehingga terkesan seperti ada kolam di sana.
Terletak di wilayah Timur Pulau Bali tepatnya di Kabupaten Karangasem, merupakan pura yang cukup besar dengan letak yang cukup tinggi. Perjalanan dari penginapan kami Taman Surgawi Resort & Spa kira – kira sekitar 1 jam menggunakan motor. Awal memang landai dengan sedikit tanjakan, namun 30 menit kemudian tanjakan mulai tinggi dengan belokan yang tajam kurang lebih sekitar 10 atau 13 belokan tajam, dan sobat perlu hati – hati, karena jalan yang dilalui juga tidak terlalu lebar, di tambah lagi ada beberapa mobil yang parkir cukup jauh dari lokasi, karena memang ramai di Pura Lempuyang ini, beruntung nya kami adalah menggunakan motor, sehingga bisa mendekati lokasi.
Setelah sampai di lokasi, masih harus jalan dan lumayan menanjak hehehe .. masuk ke pura harus pake kain ya sob,.. kemudian untuk masuk ke lokasi harus di percik air ( sudah ada petugas disana) .

Kami memutuskan untuk ke Pura Lempuyang karena kami termasuk orang yang penasaran, kami berangkat lebih pagi, sesampai di lokasi … jeng jeng … udah rame banget sob,.. dan untuk foto harus ambil antrian, dan kami merupakan antrian ke 180 hmmm … oke lah, sambil antri kami foto – foto di spot yang lain. Namun lama – lama capek juga ya menunggu, sampai jam 12 baru lah kami bisa berfoto… 😀 seru kan ?? Kenapa bisa lama banget ?.. Jadi gini sob,.. per orang akan di taking dengan 3 gaya, 1 antrian itu bisa untuk rombongan , kebayang kalau 1 rombongan ada 10 orang, masing – masing orang 3 gaya, kemudian foto group nya juga 3 gaya… sedap kan nunggunya. hahaha.. coba deh sob,.. sumpah seru kok . #lol
Jadi untuk dapat berfoto, kami berikan HP kami untuk di bantu foto kan yang bertugas di sana, dan memang benar menggunakan cermin untuk pantulan nya dan berpose di saksikan ratusan orang itu buat saya, ndak nyaman banget hahaha … #ndeso. Yaah .. cukuplah sekali ke sini, minimal terobati rasa penasaran kami :D.
Demikian sob hehe..