Makan Apa di Bali

Makan Apa di Bali

Makan Apa di Bali

Perjalanan kami di bali di akhir tahun 2019, sudah kami rencanakan di awal2 tahun 2019 bahkan beberapa bulan keberangkatan, kami sudah sudah mengantongi tiket pesawat, hotel dan sewa kendaraan selama kami di Bali, bahkan sampai dengan objek wisata yang ingin kami kunjungi sudah kami list.
Namun,.. Untuk urusan makan, kami memang belum merencanakan akan kuliner apa selama kami di Bali nanti, hanya 1 tempat yang kami penasaran untuk kami coba makanan nya di mak beng di darerah Pantai Sanur. Kenapa kami penasaran karena di tahun yang lalu (2018) kami belum jadi berkunjung dan merasakan masakan ikan di mak beng yang katanya cukup terkenal waktu itu.

Warung Makan “Mak Beng”

Berlokasi di Jalan Hang tuah Sanur Bali, dan sangat dekat dengan Pantai Sanur. Kalau dari hotel tempat kami menginap di Grand Inna Bali Resort kurang dari 5 menit (naik motor dari hotel) atau temen – temen kalau menginap di Grand Inna Bali Resort tinggal menuju ke timur (arah pantai sanur) kemudian menyusuri pantai menuju warung makan mak beng ini.

Kami sengaja datang lebih pagi agar tidak terlalu ramai (harapan nya), sambil berangkat berwisata, kami sarapan di Mak beng… dan ternyata kami masih menemui kepadatan pengunjung sudah lumayan padat, namun masih lumayan lah… di banding tahun 2018 yang kami batal mencobanya.

mak beng Sanur Bali
“Mbok… mau pesan .” kata si mbak ,” duduk dulu aja pak … nanti di samperin” .. maka kami mencari tempat duduk yang masih tersisa. Tidak berapa lama datenglah si mbok,” berapa bu ?” katanya. “Menunya ada mbok?” .”Cuma ada sop ikan dan ikan goreng, itu sudah satu paket,” sahut nya.
Jadi ternyata di mak beng itu hanya ada dua menu yaitu sop ikan dan ikan goreng dan itu tidak bisa memilih salah satu, harus dua2nya karena emang sudah satu paket. Kemudian tidak bisa juga memilih bagian tubuh dari ikan mana yang ingin di santap.. Ya pasrah aja.. Nanti nyampe di meja dapat bagian tubuh apa 😀 . Nanti kalau temen – temen kebetulan pengen nyobain.. Langsung silahkan duduk aja.. Nanti di samperin tinggal bilang jumlahnya berapa dan mau minum apa.. Dah itu aja.
Beberapa saat kemudian makanan dan minuman dateng sesuai dengan pesanan,.. Saat nya makan sob … jangan lupa berdoa dulu ya sob 🙂 . Buat saya makan itu harus ada yang ada cracknya a.k.a krupuk atau sejenisnya, dan menemukan yang cukup menarik, krupuk kulit ikan.
sup ikan mak beng bali

Sup Ikan Mak Beng

Mirip dengan clear soup namun ada warna kuningnya walaupun tipis.
Ikan berdaging tebal, masih ada kenyal – kenyalnya gitu, menurutku sih fresh fish atau yang sudah masuk pendingin tapi belum lama, jadi masih berasa fresh banget.
Di dalam sup ikan ini, ada tambahan 1 sayur yaitu timun, ya mungkin karena direbus teksturnya lembek, malah berasa seperti labu. Tastenya buat aku sih masih terlalu asih, atau mungkin karena memang khasnya seperti itu untuk masakan sup ikan di bali , aku kurang tau persis sih.

Ikan Goreng Mak Beng

Masih jenis ikan yang sama untuk ikan gorengnya yaitu ikan jangki dan disajikan dengan sambel. Nah untuk ikan goreng ini, lebih pas di lidahku, tidak terlalu asin, kulit ikan nya kering tapi daging nya empuk dan lembut tidak ikut- ikutan kering juga. Sambelnya juga pas,.. Enak banget, cocok tastenya, ada jeruk purutnya, mungkin untuk mengurangi atau menghilangi amis yang di bawa sama ikan.

ikan goreng mak beng bali

Pasar Malam Sindhu ( Sindhu Night Market )

Penduduk sekitar biasa menyebutnya Pasar Tradisional Desa Sanur. Pada waktu pagi hari menjelang sore, pasar ini di buka untuk tempat jualan selayaknya pasar tradisional; ada sayur – sayuran, dan bahan baku lain nya termasuk dengan cinderamata khas Bali.
Namun di sore hari, tempat parkir pasar ini berubah menjadi seperti bazar makanan dengan harga yang relatif lebih hemat. Lokasi masih sekitaran sanur.
Pilihan makananya juga banyak sob, ada sate ayam, kambing, nasi goreng, berbagai macam gorengan pun ada di sini, bahkan nasi ramesan ( nasi rames = nasi ra mesti, maksudnya pilihan sayur dan lauknya suka – suka yang beli ) pun ada dengan berbagai macam pilihan lauk seperti ayam rica, oseng cumi juga ada. Untuk temen – temen yang muslim juga banyak kok pilihan makanan halalnya di pasar malam sindhu ini, Jadi oke lah untuk menghabiskan waktu di malam hari bersama keluarga atau pasangan sambil makan malam.

sindu night market sanur Bali
sindhu sanur bali

Food Court on Beachwalk

Hampir semua mall sepertinya sudah ada area untuk tempat makan atau yang biasa di sebut dengan food court. Begitu juga dengan mall yang ada di kuta ini, di lantai 3 ada food court dengan nama Eat&Eat. Macam makanan yang ditawarkan pun beragam dari masakan Indonesia sampai dengan masakan western atau masakan asia lainnya, begitu juga dengan minuman serta snack yang ditawarkan. Cara pesannya pun dengan model deposit terlebih dulu seperti yang saya pernah ceritakan di tradisi, sawah, dan modernisasi .
Tidak ada salahnya kok wisata di mall, sambil santai di daerah kuta, eat&eat beachwalk bali bisa menjadi alternatif untuk makan malam anda.

Warung Pojok

Warung pojok akhirnya kami sambangi ketika kami mencari oleh2 pie susu “enak” untuk sarapan kami di waktu itu.Mungkin karena letaknya di pojokan, makanya di sebut dengan warung pojok dan berlokasi di jalan nangka, denpasar.

Seperti biasa kalau kami makan di warung makan kami melihat dulu lauk nya apa saja dan apakah menarik atau tidak untuk di lanjutkan ke pemesanan makanan, sambil menunggu antrian. Dan kami memutuskan untuk makan di warung pojok setelah melihat pilihan lauk dan sayurnya sangat menarik.

Pesan nasi campur dengan isi nasi, kangkung, abon, suwiran ayam pedas, kering kentang dan sambel dengan lauk sate lilit, sate sapi, sate ayam dan udang goreng. Nasi campur di bali mungkin sama dengan nasi rames kalau di yogya. Nasi satu porsi dengan pilihan sayur dan lauk suka- suka kita. Ada lauk yang lain seperti empal, ayam bakar, gorengan dan lain – lain. Bumbunya pas , enak banget apalagi sambelnya, pedes tapi tidak berlebihan.

Warung pojok cukup rame dan lumayan antriannya. Waktu itu kami datang pukul 08.30 , antrian nya sudah cukup panjang belum lagi antrian khusus untuk ojol. Jadi ada dua antrian sob,.. Satu antrian untuk makan di tempat (dine in) dan di bawa pulang (take away), satu antrian khusus untuk OJOL, karena memang antrian ojol pun cukup rame, walaupun tidak panjang tapi tidak berhenti. Dan di jam menurutku sepagi itu, nasi sudah refill satu bakul lagi.

Di samping menu makan besar (main course), ada snack juga seperti nagasari dan berbagai macam bubur seperti bubur sumsum, bubur candil, bubur ketam item, bubur ubi.
Bicara tentang harga, cukup hemat sob .. dengan nasi campur yang kami santap tadi dan lauknya tidak lebih dari 100rb untuk berdua. Worth it lah dengan volume dan rasanya enak. Puassss 🙂 .

warung pojok jalan nangka bali
nasi campur warung pojok jalan nangka Bali

Seafood Jimbaran

Berderet resto yang menawarkan berbagai macam olahan seafood, kawasan ini tidak pernah sepi oleh pengunjung dan surganya seafood di Bali. Sepertinya tidak lengkap kayaknya kalau ke Bali tidak menyempatkan waktu untuk makan malam di Jimbaran.
Ibu Elly, teman kami yang ada di Bali memberikan saran untuk ke salah satu resto di kawasan jimbaran namanya Furama Cafe Seafood, bahkan kami sudah di reservasi kan di sana untuk dua orang. Baik banget si ibu hehehe.. Nah temen – temen kalau mau ke Bali, kontak beliau aja,.. pasti beres dan tidak mengecewakan deh.. klik di SINI
Kerepotan kami untuk mencari tempat parkir terobati dengan mendapatkan tempat duduk yang menghadap langsung dengan pantai, sambil menikmati matahari yang terbenam, walaupun sedikit terlambat 🙁 .
Ikan, udang dan cumi menjadi pilihan kami untuk olahan bakaran dengan minuman jeruk nipis. Tidak menunggu terlalu lama, makanan dan minuman yang kami pesan datang dengan bonus, 2 porsi sup dan 1 porsi cah kangkung. So fresh makanan yang tersajikan, daging ikan dan udangnya tebal dan masih ada kenyal – kenyal nya gitu, bumbu bakarannya juga meresap sampai ke daging – dagingnya. Cumi empuk tidak alot, pengolahan yang baik dan matang dengan cukup baik juga. Untuk harga memang cukup mahal, namun worth it dengan makanan dan ambience yang kami peroleh waktu itu.

sunsite jimbaran bali
menu dinner jimbaran bali
dinner di jimbaran bali

Warung Ikan Bakar Soekasada Ujung

Warung kecil deket dengan Taman Soekasada Ujung dengan menu utama seafood menjadi pilihan kami setelah kami berkunjung ke Taman Soekasada Ujung sebelum kami kembali ke penginapan kami di Taman Surgawi Resort dan Spa.
Warung makan tidak besar lebih ke warung tenda, mungkin kurang begitu nyaman. Namun sajian bakaran ikan cukup enak dan bumbunya masih bisa kami terima dengan baik.

Dan ada jajanan – jajanan lainnya yang kami nikmati selama di Bali. Jadi mungkin salah satu dari kuliner kami bisa menjadi pilihan para sobat ketika berkunjung ke pulau dewata.

Staycation Alternatif Liburan

Staycation Alternatif Liburan

Staycation Alternatif Liburan

Bulan April 2020, Indonesia masih dalam situasi yang kurang menyenangkan di mana virus corona , covid-19 telah masuk dan telah tersebar ke hampir ke seluruh wilayah Indonesia sampai ke daerah – daerah, sehingga pemerintah menghimbau untuk tetap di rumah #dirumahaja , sampai kantor – kantor pun menetapkan untuk karyawan nya untuk bekerja di rumah atau disebut dengan work from home (WFH).
Efek yang ditimbulkan macam – macam, kalau dari beberapa temen neh .. yang mereka alami adalah antara lain :

  1. Tagihan listrik menjadi meningkat. Hal ini di sebabkan apabila tidak WFH, hampir 8 jam bahkan mungkin lebih peralatan elektronik mungkin tidak nyala misalnya AC, lampu, TV dan lain – lain. Semenjak WFH yang biasanya off , menjadi on sehingga otomatis pemakaian listrik menjadi meningkat.
  2. Kenaikan berat badan. Sepertinya nyamil di saat WFH volumenya menjadi lebih banyak di bandingkan di kantor
  3. Bosan. Biasanya khan ada perjalanan tuh dari rumah ke lokasi pekerjaan, nah sekarang bekerja ya di rumah, pulang yang di rumah hehe.. kayaknya kebutuhan liburan menjadi meningkat juga #lol .
boring man
Dan mungkin masih ada keluhan-keluhan yang lain, namun hal ini harus di lakukan untuk #dirumahaja #stayathome sehingga salah satu cara untuk memutus penyebaran covid-19 dapat terwujud dan baik untuk semuanya.
Sebenarnya banyak cara untuk mengurangi kebosanan, dengan diselingi olah raga bersama suami atau istri atau bersama keluarga, merawat tanaman-tanaman di pekarangan rumah, dan lain-lain.
Alternatif yang lain adalah dengan melakukan staycation .. Nah.. apaan tuh staycation ? Staycation diartikan sebagai liburan yang di lakukan tanpa harus keluar kota bahkan ke luar negara, sehingga hanya di lakukan di sekitaran tempat tinggal saja tanpa harus berkemas terlalu banyak, atau bahkan tanpa harus menginap di penginapan atau di hotel.
Namun staycation bisa juga dilakukan dengan menginap di hotel dalam kota. Kegiatan apa saja yang bisa di lakukan di hotel saat staycation tanpa harus mengabaikan social distancing atau physical distancing antara lain : maraton nonton film di , memesan makanan dari luar, board games (game manual seperti monopoli, halma dan sebagainya).
Dalam melakukan staycation (stay di penginapan) yang perlu di perhatikan bahwa hotel benar – benar yang bersih baik di luar kamar atau di dalam kamar, jadi jangan sampai pelepasan penat sesaat dengan stay di hotel menjadi hal yang merugikan/terpapar virus covid-19.

HOTEL

Masa ini juga menjadi masa yang cukup sulit bagi beberapa hotel, yang akhirnya juga terpaksa tutup sementara bahkan sampai tutup secara permanen atau berhenti beroperasi.
Staycation bisa menjaring tamu agar masih mau menginap di hotel, khususnya di targetkan untuk tamu – tamu lokal kota dimana hotel tersebut berlokasi. Namun pengusaha hotel mungkin harus berpikir sedikit lebih dengan membuat program -program staycation yang menarik, dimana tidak melibatkan kerumunan namun program yang bisa di lakukan mandiri.
Hotel bisa membuat program misalnya kalau biasanya hotel menawarkan paketan menginap dengan sarapan, buatlah penawaran dimana tidak hanya sarapan namun makan malam di hari sebelumnya. Ini artinya, misal check in kan biasanya pukul 14.00 , nah buat makan malam di malam hari nya, dan sarapan di keesokan hari ini nya. Kemudian menunya gimana ? buffet juga… ya tidak dong.. bisa di anterin ke kamar dengan family style atau alacarte.
Kemudian untuk aktifitasnya gimana ? Marathon Film .. bisa dong kerja sama dengan provider TV berbayar untuk menyediakan channel lebih banyak dari biasanya namun hotel mendapatkan diskon lebih.
Untuk Board games (game manual), tiap kamar bisa di sediakan permainan – permainan itu.. misal monopoli, halma, catur atau permainan – permainan yang lain.
Yaah … kurang lebih gitu aja … namun yang perlu di pastikan tamu tetap merasa nyaman dan aman , dengan menjaga kebersihannya… saya yakin untuk hotel udah jago dalam hal ini.

Demikian

Tradisi, Sawah dan Modernisasi

Tradisi, Sawah dan Modernisasi

Tradisi, Sawah dan Modernisasi

tegalalang bali ayunan scaled

Tegalalang Rice Terrace

Terletak di Desa Tegalalang, Kabupaten Gianyar, kami di sajikan pemandangan persawahan dengan khas teras siring Bali nya.

Sawahnya berundak-undak, dengan petak-petak yang bertingkat rapi. Terlihat seperti tangga dengan tanaman padi yang menghijau. Dikelilingi oleh banyaknya pohon nyiur seolah membingkai kawasan Tegalalang dengan tampilan yang lebih cantik, alami dan menawan. Sangat luar biasa indah.

Meskipun mungkin tidak seramai tempat wisata di Bali lain nya, tapi lokasi ini layak untuk dimasukkan dalam rencana perjalanan para sobat ke Pulau Dewata ini. Sobat bisa menikmati sawah, menelusuri di pematang sawah, serta dapat menikmati hijaunya sawah dan uniknya teras siring. Di mata adem, dan udaranya seger.

Letaknya di pinggir jalan sehingga mudah untuk di jangkau, jadi parkir bisa lebih mudah. Di pinggir jalan ada resto atau cafe yang menghadap ke persawahan jadi bisa menikmati pemandangan sambil makan siang atau sekedar ngopi atau ngeteh di siang hari 🙂 . Selain cafe dan resto juga ada penjual souvenir khas Bali juga di sepanjang jalan tersebut.
Aktivitas yang bisa dilakukan selain foto – foto,.. bagi yang memiliki keberanian untuk ayunan dengan pemandangan sawah di bawahnya juga di sediakan, tentunya dengan membayar sejumlah rupiah sekitar 50K sd 100K.

tegalalang gianyar bali
tegalalang scaled
tegalalang bali gianyar scaled
bali beachwalk kuta
beachwalk 1
candylicious beachwalk

Beachwalk Kuta

“halah… jauh – jauh ke Bali ke mall juga… bukannya mall di mana – mana sama aja, jualan barangnya ya itu – itu aja, dan mahal – mahal juga” .. mungkin itu yang kali pertama orang tau bahwa salah satu tempat yang kami kunjungi adalah Beachwalk Kuta Bali, yang nota bene juga semacam mall. Kami juga pernah bilang seperti itu, ketika dengar cerita dari teman kami kalau mereka berkunjung ke mall di suatu kota tertentu, atau melihat rombongan dari luar kota ke mall, komentar nya “wisata kok ke mall sih… bukannya mall di mana aja juga sama yaa… ” hahaha 😀 .
Dan kami termakan dengan komentar kami sendiri, dan kami juga akhirnya memutuskan berwisata di salah satu mall terbesar di Bali yaitu BeachWalk. Setelah kami berkunjung ke sana, baru kami sadari mungkin ketika ada rombongan ke salah satu mall di Jogja ( kota kami ) , mall tersebut beda dengan kota asli mereka atau bahkan mereka belum punya mall di kota yang bersangkutan, seperti yang kami rasakan ketika kami berkunjung ke Beachwalk Bali.
Terletak di dekat Pantai Kuta, Beachwalk menjadi mall yang sangat ramai dikunjungi. Secara di sekitar beachwalk juga ada begitu banyak hotel dan di pusat keramaian Bali yaitu di Pantai Kuta.
Arsitek nya cukup unik , terdiri dari beberapa lantai ( lupa ada berapa lantai di sana.. ) outlet – outlet ada yang modern dengan merk – merk terkenal ada juga dari local. Berbagai produk ditawarkan di Beachwalk shopping center. Dan kayaknya, mending malem hari deh sob kalau ke sana,.. ornamen lampunya cantik dan warna warni, cocok banget buat foto – foto.
Mau makan di sini juga ok sob .. food court nya sangat lengkap, mau makanan tradisional ada , modern juga ok . Nah cara memesannya unik juga, di kota kami sepertinya belum menerapkan nya sih,.. tapi di Jakarta ada food court sudah menerapkan juga model seperti yang di Bali.
Jadi caranya, para sobat sekalian dateng ke kasir, untuk melakukan deposit, kira – kira mau budget makan berapa, tinggal deposit kemudian kasir akan memberikan secarik kertas, yang ada QR code nya. Nah nanti setelah itu.. tinggal pilih mau makan apa, dari outlet akan scan QR Code nya, deposit akan berkurang, begitu seterusnya. Kalau ternyata sisa, maka bisa di refund sob.. dateng lagi aja ke kasir tunjukan lagi kertas tadi , langsung deh di terima sisanya.
Bagaimana kalau kurang… ya deposit lagi sob , hehehe… nah makanya, keliling dulu sob, kira – kira mau makan apa, biar bisa di sesuaikan depositnya berapa. Kalau aku sih mending deposit dulu, biar irit, budget disesuaikan dengan depositnya hehehe.. terserah kalian mau gimana. 😀 .

Hal yang menarik lagi, adalah candylicious… ini target kunjungannya istri hehe .. suka banget dengan yang namanya coklat, ya cocok banget kalau target nya ke tempat ini. Banyak macam permen dan gula-gula di sini, inget ya kontrol konsumsi gulanya hehe .. berbagai merk tersedia. Bahkan permen yang dulu aku suka banget, disebut poprock,.. permennya meletup letup ketika masuk mulut juga ada, di samping permen dan coklat ada juga gelato sob.. hmmm .. enak dengan berbagai macam varian. worth it lah.

So.. bagi temen-temen yang ada rencana ke Bali, mall satu ini oke lah untuk di kunjungi, menjadi salah satu agenda. hmm .. kayaknya kalau ada berkat dan diijinkan sama Tuhan untuk ke Bali, sepertinya kami akan berkunjung ke Beachwalk lagi. 😀 .

Pura Lempuyang

Pura ini cukup viral dengan hasil foto – foto yang di share cukup memukau dengan pantulan seperti kolam di bawahnya , ditambah dengan background Gunung Agung yang gagah. Beberapa pengunjung yang penasaran dan pada akhirnya ke lokasi mungkin beberapa ada kecewa, ternyata tidak ada kolam di sana, namun trik dari si tukang foto dengan menggunakan cermin sehingga terkesan seperti ada kolam di sana.
Terletak di wilayah Timur Pulau Bali tepatnya di Kabupaten Karangasem, merupakan pura yang cukup besar dengan letak yang cukup tinggi. Perjalanan dari penginapan kami Taman Surgawi Resort & Spa kira – kira sekitar 1 jam menggunakan motor. Awal memang landai dengan sedikit tanjakan, namun 30 menit kemudian tanjakan mulai tinggi dengan belokan yang tajam kurang lebih sekitar 10 atau 13 belokan tajam, dan sobat perlu hati – hati, karena jalan yang dilalui juga tidak terlalu lebar, di tambah lagi ada beberapa mobil yang parkir cukup jauh dari lokasi, karena memang ramai di Pura Lempuyang ini, beruntung nya kami adalah menggunakan motor, sehingga bisa mendekati lokasi.
Setelah sampai di lokasi, masih harus jalan dan lumayan menanjak hehehe .. masuk ke pura harus pake kain ya sob,.. kemudian untuk masuk ke lokasi harus di percik air ( sudah ada petugas disana) .

Kami memutuskan untuk ke Pura Lempuyang karena kami termasuk orang yang penasaran, kami berangkat lebih pagi, sesampai di lokasi … jeng jeng … udah rame banget sob,.. dan untuk foto harus ambil antrian, dan kami merupakan antrian ke 180 hmmm … oke lah, sambil antri kami foto – foto di spot yang lain. Namun lama – lama capek juga ya menunggu, sampai jam 12 baru lah kami bisa berfoto… 😀 seru kan ?? Kenapa bisa lama banget ?.. Jadi gini sob,.. per orang akan di taking dengan 3 gaya, 1 antrian itu bisa untuk rombongan , kebayang kalau 1 rombongan ada 10 orang, masing – masing orang 3 gaya, kemudian foto group nya juga 3 gaya… sedap kan nunggunya. hahaha.. coba deh sob,.. sumpah seru kok . #lol
Jadi untuk dapat berfoto, kami berikan HP kami untuk di bantu foto kan yang bertugas di sana, dan memang benar menggunakan cermin untuk pantulan nya dan berpose di saksikan ratusan orang itu buat saya, ndak nyaman banget hahaha … #ndeso. Yaah .. cukuplah sekali ke sini, minimal terobati rasa penasaran kami :D.
Demikian sob hehe..

pura lempuyang karangasem scaled
lempuyang karangasem bali scaled
sisi pura lempuyang karang asem bali scaled

Pantai Sanur, Tirta Empul dan Taman Soekasada Ujung

Pantai Sanur, Tirta Empul dan Taman Soekasada Ujung

Pantai Sanur, Tirta Empul dan Taman Soekasada Ujung

Sederet lokasi wisata maupun sudah kami bayangkan ketika kami landing di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, ada beberapa yang ingin kami datangi dan bertekat harus kami datangi karena di tahun yang lalu (2018) tidak sempat kami datangi.
Listing sudah berderet di HP kami masing – masing , walaupun ada beberapa rencana dadakan (kayak tahu bulat aja ..), yaah .. walaupun dadakan akan lebih mudah kami lakukan karena kami hanya berdua saja dan transportasi kami selama di Bali menggunakan motor selain untuk menembus kemacetan (tahun lalu (2018) menggunakan mobil habis waktu di jalan dan tidak menikmati setiap kunjungan kami), agar kalau muter balik lebih mudah :). Jadi kalau mau wisata hanya berdua sob,.. aku anjurkan untuk sewa motor aja sob,.. lebih leluasa banget, dan secara di Bali banyak banget yang menyediakan sewa motor , sangat beragam jenis motornya, bahkan kami bisa pesan dulu by online 2 atau 3 bulan sebelum kedatangan kami. Kami memilih motor matic dan yang lebih besar, Yamaha NMAX, karena kami sudah terbiasa dengan motor ini, kemudian jok nya juga besar untuk duduk dalam waktu yang lama , powerfull (kami ada rencana ada tempat wisata yang cukup menanjak dan di daerah tinggi ), dan di sisi saya (driver) juga tidak mudah capek dalam mengendalikan motor.

Dongengkoe di part 3 ini lebih ke lokasi wisata, tempat beli oleh – oleh, dan nge-mall yang sempat kami kunjungi, dan mungkin sudah sering para sobat sekalian kunjungi. Nah untuk yang belum sempat baca tentang awal perjalanan kami bisa di baca di “Perjalanan Mulai dari Sini” dan “Penginapan Pilihan di Bali”.
Pengalaman yang saya ceritakan yang saya alami saja, informasi detail mungkin para sobat bisa melakukan pencarian di search engine favorit anda 🙂 ,.. #lol

PANTAI SANUR

Salah satu alasan kenapa kami memilih untuk menginap di Grand Inna Bali Beach Resort adalah dekat banget dengan Pantai Sanur. Pantai Sanur terletak di sebelah tenggara Pulau Bali, dengan jarak yang tidak terlalu jauh dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, kalau dari Gmap kurang lebih 30 menit, 19 km an menggunakan motor. Karena Grand Inna Bali Beach Resort sangat dekat dengan Pantai Sanur, jadi kami check in terlebih dahulu, naruh motor di deket kamar kami (type penginapan – Bungalow).
Benar bahwa pantai ini merupakan pantai berpasir putih dan cukup bersih, dan angin yang di rasakan tidak sekencang Pantai Kuta. Pantai yang ramah untuk berenang dan berkayak, bahkan untuk anak – anak.
pantai sanur matahari terbit
mr adrian and mrs adrian scaled
adrian dan istri scaled
Pada sore berbeda dengan Pantai Kuta, cocok untuk menikmati matahari terbenam atau sunset, nah di Pantai Sanur cocok banget dengan untuk menikmati sunrise , sehingga biasa di sebut dengan Pantai Matahari Terbit. Kami sangat menikmati bagaimana matahari muncul di ujung sana, so beautiful, sehingga kami 3 hari menginap, kami pun menikmati sunrise nya Pantai Sanur juga 3 kali, dan kami tidak bosan – bosan nya mengagumi kekayaan Tuhan yang sudah dengan gratis di bagi ke kita untuk di nikmati dan harus di syukuri.
Sore di pantai ini pun tidak kalah seru, banyak jajanan yang di tawarkan di sekitaran pantai ini, dari mulai cafe – cafe , warung makan, sampai dengan “street food”.. Favorit kami adalah jagung bakar, kami memilih dengan rasa asin atau gurih 🙂 , mau yang rasa pedas juga ada sih .. Selain jagung bakar ada makanan yang lain, yaitu Lumpia. Lumpia di Bali , di potong – potong, di sajikan dengan bakwan, tempe dan tahu goreng disiram menggunakan saus tauco yang kental, mau pedes tinggal request aja dengan potongan cabe rawit sob … makanan ini , asik banget sambil menikmati pantai di sore hari karena pada waktu pagi hari , makanan – makanan ini tidak ada di area pantai.
O iya ,.. untuk menikmati sunrise jangan terlalu pagi ya sob… hehehe ,.. kami pernah kali pertama ingin menikmati sunrise, kami bangun jam 04.00 am WITA dan masih gelap, kami harus menunggu kira – kira sampai pukul 05.45 am WITA baru bisa menikmati sunrise, mungkin karena perbedaan waktu yang kami lupakan antara di Yogyakarta dan di Bali. #lol. Satu lagi sob ,.. Pantai Sanur cocok banget buat keluarga dan bagi para sobat yang agak ingin menyepi sesaat, yah ndak sepi sepi amat sih.. cuma cukup tenang.

PURA TIRTA EMPUL

Kami tempuh perjalanan selama kurang lebih 1 jam lebih 20 menit an , ditempuh dengan menggunakan motor dari Grand Inna Bali Beach Resort, tempat kami menginap, kurang lebih hampir sama ketika di tempuh dari Denpasar.

Enaknya naik motor itu, selain bisa menembus kemacetan juga dapat menikmati panorama sepanjang perjalanan menuju ke sana, apalagi di Bali, tidak pernah bosan melihat begitu banyak pura – pura dan budaya yang masih sangat kental. Dengan ketinggian kurang lebih 479 meter di atas permukaan laut , ketika memasuki area ini sudah di berikan udara yang sejuk, di tambah lagi dengan lingkungan yang hijau sehingga menghasilkan udara yang segar.

prasasti tirta empul bali scaled
tirta empul bali denpasar scaled
tirta empul scaled
Banyak kolam – kolam di Pura Tirta Empul ini,.. ya makanya di sebut Tirta itu kali yak.. 🙂 , Namun yang paling rame, di salah satu kolam yang sepertinya terletak di bagian tengah, di mana di kolam ini berjejer pancuran di mana menurut kepercayaan masing – masing pancuran ini memiliki fungsi yang berbeda – beda dari yang menyembuhkan penyakit sampai dengan yang enteng jodoh dan rejeki, dengan cara membasuh muka serta kepala di bawah pancuran tersebut, dengan mengucap doa permohonan di depannya, oleh masyarakat Bali di sebut dengan melukat.

Para wisatawan yang ingin juga melakukan melukat harus mengikuti aturan yang di tetapkan oleh pihak pura, salah satunya adalah dengan menggunakan kain kamen yang diikatkan pada bagian pinggang. Tradisi ini masih sangat kental dan masih di lakukan oleh masyarakat Bali juga… o iya.. sebelum masuk ke area pura, akan di pinjamin kain untuk membalut bagian dari pinggang sampai dengan kaki (… ya iyalah.. kalau dari pinggang ke atas sampai muka… gimana ngeliatnya ).

Hal lain yang sangat menarik selain bangunan pura yang khas adalah kolam – kolam ikan koi yang ada di sekitaran kolam yang ada pancuran nya. Ada kolam ikan koi yang sungguh besar (konon dulu katanya adalah kolam renang untuk latihan para tentara). Beberapa kolam yang ditinggalin ikan koi, dari yang berukuran besar maupun yang sedang, di sana juga disediakan makanan ikan yang dapat dibeli di salah satu kedai di area pura. Hasrat buang air anda juga bisa tersalurkan di sana,karena pihak pura menyediakan toilet yang bersih untuk para wisatawan juga. Sebenarnya Istana Tampaksiring berada di atasnya, namun kok sepertinya pada saat kami berkunjung sedang tidak memungkinkan untuk di kunjungi.

Kalau sudah puas dengan berkeliling dan berfoto, dan ingin mengakhiri perjalanan di Pura Tirta Empul ini, jangan lupa untuk mengembalikan kain yang dipinjam tadi ya sob … hehehe . Jalur menuju parkiran kendaraan mungkin sedikit berbeda, para wisatawan diarahkan untuk menuju toko – toko souvenir yang menjual produk – produk khas Bali, walaupun mungkin ada beberapa produk yang bukan khas dari Bali.

TAMAN SOEKASADA UJUNG

Letak taman ini ternyata ada di bawah Taman Surgawi Resort and Spa, area penginapan kami di Karangasem, ya walaupun sebenarnya bisa lgs lompat pager.. kami melalui jalan yang sewajarnya (ini karena kami mengetahuinya ketika sudah di dalam taman… hehehe) . Dari tempat kami menitipkan motor kami (red : area parkir motor), setelah membayar tiket masuk sekitar 15K untuk wisatawan domestik, 50K untuk wisatawan asing, kami melalui semacam jembatan yang berhiaskan tanaman rambat gitu sob,. untuk menuju ke area taman nya.

Terpantau di tengah taman ada semacam danau buatan, kalau di Jogja mungkin sebut “embung” , kemudian ditengah si “embung” tersebut ada bangunan dengan cat warna putih semacam rumah tinggal. Dan tentu saja ada seperti jembatan (dari tepian “embung” )untuk menuju rumah tersebut.
Di dalam rumah tersebut ada ruangan – ruangan yang mungkin dulu di fungsikan sebagai kamar – kamar, dengan hiasan – hiasan seperti foto dan ornamen – ornamen kerajaan. Sempat bertanya juga dengan salah satu guide yang kebetulan memandu wisatawan,.. kata her (karena wanita) , ini seperti tempat permandian bagi keluarga kerajaan Karangasem, nah kalau di Jogja (lagi) mungkin seperti Taman Sari.

Sekeliling danau atau embung tersebut ada hamparan rumput yang sangat terlihat sangat terawat, sehingga kami pun bisa duduk – duduk dengan nyaman, yaah walaupun tetap harus hati – hati sih dengan kotoran hewan ya sob ..

taman soekanda ujung bali karangasem personal blog scaled
taman soekanda ujung bali personal blogku scaled
taman soekanda ujung bali karangasem scaled

Event Outdoor Indoor di Front One Resort Jogja

Event Outdoor Indoor di Front One Resort Jogja

Event Outdoor Indoor di Front One Resort Jogja

Satu lagi neh sob.. Hotel dengan konsep Hotel Hotel Garden yang semi resort dibangun di atas tanah seluas kurang lebih 3.300 , di mana memiliki area indoor dan outdoor yang cukup luas. Bangunan yang bertemakan semi Jawa, hanya terdiri dari 4 lantai saja, membuat tamu merasakan kenyamanan seperti tinggal di rumah pribadi.
Tagline Comfort Resort in the North Yogyakarta pas banget sob.. hotel ini nyaman banget untuk beristirahat setelah explore objek wisata di Yogyakarta atau sekedar berkumpul bersama rekan – rekan dan keluarga.
Memiliki 45 guest rooms, 1 Villa, 2 meeting rooms dan 1 Joglo dengan kapasitas sampai dengan 300 pax, menjadikan hotel ini begitu banyak pilihan untuk memenuhi keinginan kalian.
frontone depan
POOL Front One Hotel
POOL Front One Hotel
Poolside Front One Resort Yogyakarta luas dengan pemandangan kolam renang yang begitu kece sob.
Banyak kegiatan indoor dan outdoor yang bisa di selenggarakan seperti Wedding, Ulang Tahun, Gathering & Communitas Otomotif, Photography dan kegiatan yang lain. Di area Pendopo untuk wedding bisa untuk 300 – 500 pax standing party dan untuk are Pool bisa untuk Ulang Tahun bisa untuk 100 – 150 pax.
Lahan parkir yang luas dan dalam 1 area membuat lahan ini pun bisa dimanfaatkan untuk kegiatan – kegiatan misalnya gathering komunitas motor… aman sob.
restaurant
RESTO 1
Laper tapi ndak sekedar mau makan doang ? Front One Resort juga memiliki Pavita Bistro & Resto yang sangat cantik untuk berkumpul bersama teman, kerabat, dan keluarga dengan harga yang sangat terjangkau, dan banyak pilihan menu makanan dan minuman. Pavita Bistro & Resto juga bisa digunakan untuk acara Ulang Tahun atau Gathering.
restauran2
Kalau mau ada acara wisuda maupun akhir husanah tersedia ballroom dengan kapasitas sampai dengan 300 pax. Dan juga bisa digunakan untuk kegiatan Table Manner dengan kapasitas sampai dengan 100 pax.

Jadi jika ingin mengadakan event yang berkonsep indoor atau outdoor, Front One Resort Yogyakarta bukan pilihan yang salah sob.

Untuk informasi yang lebih lengkap serta reservasi bisa menghubungi di kontak WA 0822 3203 4444 atau
Front One Resort Jogja di Jl. Ringroad Utara No. 168, Sleman – Yogyakarta, telp. 0274 – 4477 488.
Jangan tunda – tunda untuk acara mu yang bakalan kece di sini sob ..
LOBBY 1
billiard
FAMILY ROOM
SUPERIOR ROOM
story

Cari Agen Tour And Travel?

Cari Agen Tour And Travel?

Cari Agen Tour And Travel?

Apakah anda memiliki impian untuk bisa berlibur keluar negeri bersama dengan keluarga dan kolega atau mungkin teman sekantor? Ada banyak agen tour and travel di luar sana yang dapat membantu anda merencanakan bepergian.
Ketika anda sedang sibuk menyiapkan materi meeting, agen tour and travel kepercayaan anda akan membuatkan rencana perjalanan terperinci untuk anda. Nah, bagaimana anda memilih agen tour and travel? Berikut tips untuk anda.

Dapat Dipercaya

Anda harus memilih agen tour and travel yang dapat dipercaya supaya perjalanan anda lancar sesuai dengan rencana yang anda buat bersama agen tersebut. Untuk mengukur bahwa agen dapat dipercaya anda bisa melihatnya sejak awal. Jika agen tersebut menawarkan harga yang terlampau murah untuk rencana perjalanan yang terbilang mewah, anda harus curiga.
Selain itu, jika ada hal-hal di luar kewajaran seperti penanganan terhadap kamar hotel, tiket, dan bahkan pembayaran yang tidak wajar, segeralah pindah ke agen lain dan jangan lakukan transaksi kepada agen tersebut.

anekatempatwisata com1

Berpengalaman

Anda bisa melihat pengalaman agen tour and travel tersebut dari pengalamannya. Jaman sekarang, setiap agen tour and travel akan memiliki website dan arsip perjalanan yang sudah mereka jalankan.
Sebab arsip tersebut sangat penting untuk laporan bulanan atau akhir tahun dalam catatan keuangan perusahaan, maka anda harus melihat ada berapa banyak parter agen wisata tersebut dan sudah memberangkatkan berapa banyak kelompok wisata. Jika kelompok wisata yang sudah diberangkatkan berasal dari lembaga-lembaga terkenal, anda patut percaya pada agen tour and travel yang anda pilih.

Hunting Info Tentang Travel Agent

Supaya tidak ditipu, anda pun bisa meminta pendapat orang yang sudah meminjam jasa agen tour and travel yang akan anda ajak bekerjasama. Di samping itu, jangan lupa untuk membaca testimoni dari para pelanggan agen tour and travel. Testimoni bisa menjadi pertimbangan yang sangat berguna untuk meningkatkan pengetahuan dan keamanan anda ketika bekerja sama dengan agen tersebut. testimoni adalah salah satu ukuran bahwa agen yang anda pilih merupakan agen yang bertanggung jawab.

Jangan Asal Pilih

Anda pasti ingin mendapatkan pengalaman perjalanan yang menyenangkan dan berkesan, supaya momen liburan bisa menjadi kenangan yang meningkatkan kepercayaan diri untuk kembali bekerja. Bahkan bagi beberapa orang, momen liburan bisa menjadi penyemangat untuk bekerja keras menjadi lebih baik lagi.
Nah, kalau anda membutuhkan agen tour and travel untuk membantu anda membuat perencanaan perjalanan, anda bisa meminta bantuan kepada Travelista -travel management-.
Travelista -travel management- merupakan salah satu agen tour and travel yang dapat membantu anda membuat perencanaan perjalanan, baik di dalam maupun ke luar negeri.
Travelista -travel management- menyediakan berbagai macam pilihan paket wisata tujuan di dalam dan di luar negeri. Anda bisa minta dibuatkan dan didampingi dalam rencana perjalanan ke Singapura, Malaysia, Thailand, dan lain-lain bahkan sampai ke Korea Selatan.

story