Bisnis B2B

Bisnis B2B

Bisnis B2B

Pengertian bisnis secara umum hampir tidak akan lepas dari proses produksi, pembelian, pemasaran atau penjualan, bahkan sampai dengan pertukaran barang dan jasa. Ketika sebuah bisnis dilakukan, hal yang penting adalah target pasar, dimana nantinya pasar inilah yang akan menentukan goal akhir yaitu profit atau margin.
b2b
Ada dua kelompok besar bisnis yaitu B2B (Business to Business) dan B2C (Business to Customer). Keduanya merupakan bentuk yang berbeda.

Business to Customer merupakan model business yang melakukan pelayanan produk atau jasa untuk konsumen langsung baik perseorangan maupun kelompok. Contoh B2C adalah supermarket atau warung sembako, dimana langsung ke konsumen yang akan digunakan langsung atau yang biasa disebut dengan retail atau eceran.

Sedangkan B2B merupakan transaksi bisnis yang dilakukan secara fisik atau elektronik dari bisnis satu ke bisnis yang lain. Sebagai contoh, anda menjual sayuran ke warung makan, dimana sayuran yang anda jual dibuat masakan oleh warung makan untuk ditawarkan ke konsumen, dan biasanya produk dijual dalam jumlah yang lebih besar di bandingkan apabila melakukan model bisnis B2C.
Macam bisnis B2B ada banyak salah satunya adalah bisnis PPOB (Payment Point Online Banking) dimana bisnis ini menyediakan berbagai macam pembayaran dan pembelian seperti pembayaran listrik, PDAM, BPJS dan lain sebagainya atau pembelian tiket pesawat, tiket kereta api dan lain lain. Bisnis PPOB kebanyakan berbentuk aplikasi sehingga pengguna bisa memanfaatkan fitur – fitur yang ada di dalamnya agar dapat bertransaksi dengan pelanggannya.

Memulai Bisnis PPOB

Bisnis PPOB ada dua macam yang bisa dilakukan :

Pertama :

Anda tidak perlu menyediakan tenaga dan pikiran untuk membuatnya, bahkan modal yang di butuhkan cukup hemat. Anda tinggal mengikuti 3 langkah : Daftar, Deposit dan Transaksi. Untuk daftar, beberapa penyedia jasa bisnis PPOB dikenakan biaya pendaftaran, namun ada juga tidak di kenakan biaya alias GRATIS.

3 langkah berbisnis PPOB :

DAFTAR , DEPOSIT dan TRANSAKSI

Model ini pun ada tiga macam :

  1. Loket atau member biasa. Biasanya syarat yang dibutuhkan sangat sederhana, cukup dengan NIK KTP, No Hp aktif dan email yang masih aktif juga. Di bagian ini, anda tidak perlu memikirkan bagaimana cara membuatnya dan menghitung berapa penghasilan yang akan diperoleh, anda tinggal menggunakan dan mendapatkan penghasilan setiap anda bertransaksi. Dicara ini sebenarnya bisnis PPOB anda termasuk dengan B2C karena anda akan bersinggungan dengan customer langsung, tapi anda juga bisa mengoptimalkan fitur yang mungkin disediakan oleh provider misalnya seperti kasir yang bisa melakukan transaksi langsung ke pelanggan anda.
  2. Referall atau di beberapa provider menyebutnya sebagai downline. Cara ini anda dapat melakukan duplikasi loket di bawah anda , namun masih menggunakan brand dari provider yang anda ambil. Nah biasanya untuk cara ini ada target khusus yang harus di capai misalnya harus berapa transaksi, atau minimal sudah mendaftarkan loket di bawah anda dengan jumlah tertentu, serta ada juga yang berbayar untuk mendapatkan fasilitas ini.
  3. Re-Brand Loket. Bagi yang memiliki usaha sendiri dapat memiliki aplikasi PPOB tanpa harus memiliki programmer atau harus memikirkan bagaimana mencari dan menggabungkan semua layanan tersebut. Nah untuk yang satu ini, sobat sekalian bisa menggunakan brand sobat sendiri misal Adrian Payment tapi menggunakan “engine” PPOB pihak lain. Keuntungan nya adalah kita punya brand PPOB tanpa harus susah – susah membangun dari awal, dan tanpa harus punya programmer atau engineering untuk membangunnya, bahkan kita single fighter pun bisa memiliki aplikasi ini dengan brand sendiri. Selain itu anda bisa melakukan duplikasi bisnis PPOB anda dengan memiliki loket atau member di bawah bisnis PPOB anda sendiri. Namun kelemahan nya adalah aplikasi PPOB anda memilik layout dan tampilan dengan PPOB pihak ketiga tersebut, anda tidak bisa mengubahnya. Perubahan minor mungkin masih bisa dilakukan tapi hal tersebut sepertinya kurang memungkinkan dilakukan dengan cepat.
Anda hanya perlu melakukan 1 deposit untuk dapat digunakan semua fitur yang diintegrasikan ke aplikasi PPOB anda sendiri

Kedua

Jika anda memiliki perusahaan, memiliki programer atau engineering sendiri, kemudian berkeinginan berbisnis PPOB juga maka yang perlu dilakukan adalah hunting fitur – fitur atau layanan yang akan di tawarkan ke member kemudian melakukan integrasi ke aplikasi yang sudah anda buat (menempelkan) sehingga menjadi aplikasi PPOB perusahaan anda.
Yang perlu anda lakukan adalah mencari fitur – fitur tersebut seperti misalnya fitur penjualan tiket pesawat berarti anda harus ke beberapa maskapai agar varian untuk tiket pilihannya banyak. Kemudian ke PLN untuk meminta agar pembayaran listrik atau pembelian token dapat terintegrasi ke aplikasi perusahaan, itu baru dua fitur / layanan belum yang lainnya seperti PDAM, TV berbayar, Asuransi, Pulsa dan sebagainya, banyak sekali dan akan memakan banyak waktu. Problem yang di hadapi bukan hanya itu, tapi juga masalah deposit untuk masing – masing fitur itu, terbayang bagaimana repotnya dan mungkin juga sangat besar jumlah minimal depositnya.
Namun hal itu bukan lagi menjadi kendala untuk membuat aplikasi PPOB sendiri, ada provider yang tugasnya adalah mencari fitur – fitur tersebut dan melakukan deposit ke masing – masing provider atau instansi tersebut, jadi anda yang ingin mendapatkan fitur – fitur tersebut dapat mengajukan hanya satu permohonan untuk semua fitur – fitur yang disediakan oleh provider tersebut bahkan anda hanya melakukan 1 deposit untuk dapat di gunakan semua fitur yang anda integrasikan ke aplikasi PPOB anda sendiri.
Problem Solved !!!

Provider Tepat untuk Bisnis PPOB

Pilihan bisnis PPOB dengan konsep B2B sudah jelas dengan keuntungan dan kelemahan masing – masing nya, tinggal bagaimana anda akan memulai bisnis PPOB anda dengan kemampuan anda sendiri dan strategi anda sendiri. Tinggal memilih provider mana yang cocok untuk menjembatani kebutuhan anda dalam berbisnis PPOB.
Nah salah satu provider bisnis PPOB yang mumpuni adalah PPOBNusantara dan BosBiller. Kedua provider ini akan memenuhi kebutuhan anda dalam berbisnis PPOB sesuai dengan kemampuan dan target anda.

Seperti yang disampaikan di atas, ada 4 peluang bisnis PPOB yang bisa anda lakukan, yaitu sebagai loket atau member dengan melakukan optimalisasi fitur kasir, referall atau kalau di PPOBNusantara disebut KORWIL, Re-branding PPOBNusantara atau biasa disebut dengan Cobranding dan satu lagi adalah mengembangkan aplikasi PPOB sendiri.
3 model bisnis PPOB dapat dilayani oleh PPOBNusantara yaitu sebagai loket, korwil dan cobranding dengan fitur atau layanan serta fee dapat diakses di SINI

Sedangkan untuk model yang ke-4 bisnis PPOB dapat di layani bersama BosBiller dengan berbagai pilihan produk dapat di akses di API List Bosbiller
Pilih – pilih provider untuk memulai bisnis PPOB mu ya sob .

Demikian

Peluang Bisnis PPOB

Peluang Bisnis PPOB

Peluang Bisnis PPOB

Sudah begitu banyak bertebaran macam bisnis yang bisa di lakukan oleh kita, peluang bisnis pun juga bertebaran dari mulai yang “katanya” tidak bermodal sampai dengan modal besar, bahkan terbilang sangat besar. Dan semua jenis bisnis tidak ada satupun yang menawarkan untuk merugi.. kan aneh ya,.. kebayang ada yang menawarkan “mari join bersama kami, dan anda tidak akan mendapatkan apa – apa dari investasi anda” 😀 . #kidding .
Sebenarnya dengan begitu banyak penawaran macam bisnis, seharusnya semakin banyak bijaksana kita memilih dan memilah bisnis apa yang bisa kita lakukan.

Menurut saya, bisnis bukan hanya sekedar passion , misalnya passion memasak , bukan berarti juga bisnis kuliner menjadi pilihan yang tepat karena ada beberapa hal yang harus di perhatikan selain passion.. #imho #cmiiw. (abaikan terlebih dulu mengenai modal “uang”)

Berdoa

Libatkan Tuhan dala setiap keputusan bisnis anda adalah hal yang mutlak dilakukan, serahkan kepadaNya dan mana yang terbaik untuk bisnis yang akan anda jalankan.

SADAR DAN PAHAMI

Bukan berarti bahwa anda sedang tertidur lho ya ketika memutuskan mengambil jenis bisnis tertentu. Sadar bahwa anda memang akan berfocus dengan jenis bisnis tertentu ini. Sadar dan pahami bahwa nanti nya akan ada resiko yang akan diterima , karena setiap bisnis ada resiko yang mungkin akan timbul di dalam nya.
Sadari bahwa ini merupakan pilihan anda dan pahami bahwa anda sendiri yang memilih. Sadar dan paham juga berarti anda sudah melibatkan TUHAN dalam memutuskan bisnis ini.

Lakukan Perencanaan

Perencanaan bisnis anda harus menyeluruh dan level up “helicopter view” anda, agar mendapatkan sebuah gambaran yang luas.
Ada beberapa hal yang mungkin perlu di pertimbangkan apakah diperlukan modal , seberapa modal nya, dan sumber permodalan termasuk di dalam nya apabila sumber modal nya adalah melakukan pinjaman , bagaimana pengembalian nya. Selain itu apakah di perlukan tempat yang cukup luas untuk bisnis anda serta bagaimana lokasi nya.
Hal lain yang perlu di pertimbangkan seperti sumber daya manusianya, sudahkah di perlukan untuk staf atau untuk menghemat investasi lakukan semua sendiri terlebih dulu. Dan ada hal yang lain juga masuk dalam perencanaan seperti bagaimana salesnya, keunikan dari produk dsb nya, bahkan sampai dengan kemungkinan terburuk dari sebuah usaha adalah apabila usaha anda terancam gagal, apa yang harus di lakukan.

PASTIKAN BERBAGI

Berbagi berkat dan rejeki yang di terima merupakan hal yang wjib untuk di lakukan. Berbagi tidak akan mengurangi berkat dan rejeki kita. Masih ingat dengan apa yang di lakukan oleh Bill Gate ? dia mendirikan yayasan dengan focus memperbaiki sistem kesehatan dan mengurangi kemiskinan ekstrem di seluruh dunia, dan memperluas kesempatan pendidikan. Apakah Bill Gates menjadi jatuh miskin ? jawab sendiri ya man … 🙂

SaBAR , SABAR , DAN SABAR

Mudah di katakan tapi sulit di lakukan . Lakukan segala usaha mu dengan bersabar, tidak perlu tergesa – gesa, yang terpenting adalah konsisten dengan apa yang sudah di pilih,… Jatuh itu hal yang akan dilalui, bukankah dengan jatuh kita tahu bagaimana kita bangun ?

Salah satu Jenis usaha yang bisa di jadikan alternatif adalah usaha PPPOB atau Payment Point Online Banking. Usaha ini memberikan kita tools atau system untuk membantu orang – orang di sekitar kita agar tidak repot ngantri atau menunggu terlalu lama.
Fitur nya banyak yang bisa di gunakan untuk melayani pelanggan dari pembayaran listrik PLN, pembelian pulsa, tiket pesawat, kereta api, leasing sampai dengan voucher game. PPOBNusantara , merupakan engine PPOB yang mumpuni dan memiliki fitur yang lengkap serta memberikan benefit kepada pada member atau loketnya, pendaftaran gratis dan tidak bertarget, sehingga seberapa besar atau kecilnya penghasilan anda di tentukan oleh anda sendiri, simulasi profit silahkan akses di SINI.

Demikian dan selamat berbisnis.

Perencanaan Sudah Tidak Relevan

Perencanaan Sudah Tidak Relevan

Perencanaan Sudah Tidak Relevan

Perencanaan itu penting ndak sih sob .. mungkin beberapa rekan – rekan menyampaikan bahwa perencanaan segala sesuatu itu penting, karena perencanaan itu termasuk merencanakan bagaimana kalau gagal. Apa yang akan kita lakukan apabila gagal. Rencana untuk menghadapi kegagalan ? Yes. Karena komponen gagal itu salah satu probalitas atau peluang yang bisa terjadi. Aku membayangkan melakukan sesuatu tapi tanpa ada rencana, kayak ndak ada goalnya, karena rencana itu termasuk di dalam nya goals yang akan di capai.
Trus kebanyakan rencana , tidak pernah dilakukan juga akan sama aja, rencana tinggal rencana tanpa ada perbuatan, ibaratnya sekedar hipotesa atau dugaan tanpa pembuktian, ini juga sama saja dengan berasumsi dan berangan – angan tanpa tau apakah akan berhasil atau sangat berhasil bahkan akan gagal.
Dalam menjalankan sebuah usaha juga ada 4 hal penting yang bisa di lakukan , dan mungkin kamu udah tahu sob,.. ada perencanaan, melakukan, pengecekkan (evaluasi) dan apa yang harus di lakukan setelah pengecekan atau evaluasi.. umumnya disebut dengan PDCA (Plan Do Check Act).

Plan

Perencanaan itu penting. Tentukan goal yang akan di capai dalam sebuah project, kemudian lakukan break down. Kegiatan apa aja yang akan di lakukan dan siapa yang akan melakukan, kemudian berapa biaya terbeban sampai dengan prediksi kegagalan yang akan terjadi dan bagimana penanggulanannya. Make plan out of the box

teamwork
team work2

Do

Ingat sob,.. rencana jangan hanya tinggal rencana, lakukan apa yang di rencanakan. Ingat di perencanaan yang sudah di buat ada GOAL yang akan di capai, kalau tidak dilakukan sampai kapanpun goal yang di buat yang tidak akan tercapai. Kalau rencana “make plan out of the box” Do must be on the box,.. and Done better than perfect.

Check

Semua yang dilakukan perlu di evaluasi sob.. kenapa berhasil dan kenapa gagal, atau kenapa kok tidak sesuai dengan time line. Di evaluasi dan lakukan listing mengapa hal tersebut bisa terjadi.

web on ipad
event link adrianpurwadinata

Act

Nah langkah ini, untuk melakukan revisi atau hal apa aja yang bisa dilakukan untuk melakukan perbaikan. Jangan biarkan hanya sekedar di evaluasi saja.

Nah kurang lebih gitu sob,.. lakukan itu berulang dan berulang. Kalau sudah melakukan itu yakin akan berhasil ? Yakinlah,.. tapi ingat libatkan Tuhan dalam setiap PLAN , DO, CHECK, dan ACT mu, hanya DIA yang memberikan kuasa atas semua yang kalian lakukan.

Semangat..

Team Work

Team Work

Team Work

Istilah team work atau bekerja sama sudah sangat sering di katakan, mulai dari lingkungan keluarga sudah ditunjukkan bagaimana kedua orang tua bekerja sama untuk segala hal, punya kakak atau adik juga di ajarkan untuk bekerja sama dan berbagi, sekolah tidak pernah sedikitpun tidak melakukan kerja sama bahkan waktu untuk bekerja sendiri pun dipakai untuk bekerja sama misalnya pada waktu test
🙂 LOL … , awal masuk dalam lingkungan pekerjaan, pada waktu wawancara ditanyakan “apakah anda bisa bekerja di dalam tim?” so.. sesungguhnya bekerja sama itu sudah kita hidupi sejak kita lahir bahkan mungkin sebelum kita lahir.

Namun, hampir semua perusahaan melakukan training dengan tema “TEAM WORK”,

, dan masih terus melakukan training – training yang berhubungan dengan TEAM WORK, mengapa ? kalau kita melihat kenyataan bahwa TEAM WORK atau BEKERJA SAMA sudah kita kenal bertahun – tahun sebelumnya.

Ada beberapa hal yang mungkin menjadi pertimbangan mengapa masih ada training – training bertema TEAM WORK :

Ego – Manusia selalu tidak lepas dengan kepentingan pribadi , keinginan untuk di akui secara personal , sehingga perlu selalu diingatkan mengenai bagaimana perusahaan merupakan sekumpulan orang yang bekerja bersama – sama untuk mencapai tujuan yang sama.

Sosok berkembang – Manusia di ciptakan selalu berkembang tidak cuma fisik yang semakin tinggi, perut yang semakin membuncit #eeh .. [piss mode on] tapi sifat dan karakter nya juga akan mengalami perubahan, oleh karena itu, diperlukan training yang berkelanjutan dan selalu refresh

Refresh Struktur Organisasi – Dalam bekerja sama tetap diperlukan yang namanya struktur organisasi sehingga karyawan paham betul, siapa leader, siapa partner dalam menyelesaikan sebuah permasalahan, dan itu perlu LATIHAN

Mengenal Karakter dan Ketrampilan (skill)– Bagaimana kita bisa bekerja sama dengan baik apabila tidak mencoba memahami karakter dan ketrampilan yang di miliki oleh orang setiap orang dan sekali lagi itu membutuhkan latihan

Mengenal antar Kelompok atau Divisi kerja – TEAM WORK bukan sekedar bekerja sama antara saya dengan kamu.. iyaa… kamu #eeh tapi bisa bekerja sama antar kelompok kerja atau divisi kerja, sehingga tidak ada pemahaman divisi A lebih sibuk di bandingkan divisi B, atau divisi A lebih penting di bandingkan divisi B. No way sob… karena masing – masing ada bagian nya.

ok sob.. mungkin itu dulu coretan saya untuk mengenai TEAM WORK .