Mendengar Tuhan Bicara

Mendengar Tuhan Bicara

Mendengar Tuhan Bicara

Mendengar Tuhan bicara itu mungkin untuk sebagian orang bisa jadi merupakan sebuah keniscayaan, kalau ada orang yang bilang bahwa Tuhan memintanya berkata sesuatu, kebanyakan orang akan bilang tidak mungkin, tukang tipu, siapa kamu sampai Tuhan berbicara padamu, emang ndak ada orang lain yang lebih baik apa .
Namun buat sebagian orang, Tuhan bicara adalah sebuah kepastian, Tuhan selalu berbicara dengan manusia, Tuhan selalu ingin berbincang dengan manusia tentang segala sesuatu, tentang segala hal, Tuhan selalu ingin memperingatkan manusia atas apa yang akan dilakukan manusia.
Ya .. Tuhan selalu ingin berkomunikasi dengan kita.
Tuhan bisa berbicara dengan kita dengan berbagai macam cara, entah melalui orang lain termasuk orang tua, adik adik atau kakak kakak kita, lewat mimpi bahkan melalui kitab suci yang biasa kita baca ( kalau suka membaca kitab suci). Hanya perlu percaya dan melatih diri untuk bisa mendengar dan menyakini bahwa itu adalah suara Tuhan.

GUNDAH & RESAH

Ada pengalaman aku beberapa waktu yang lalu, yang aku yakini bahwa ini adalah suara Tuhan walaupun mungkin sebelumnya aku meyakini dan percaya bahwa Tuhan selalu berbicara dalam hati ku mengenai banyak hal, buktinya ?
Ceritanya aku sedang gundah, resah dan gelisah #eeh kayak lagunya sapa ya , yang “ resah dan gelisah .. menunggu mu di sini ..” , kalau bahasa jaman sekarang (saat aku nulis ini tahun 2022). Lanjut ..
Yang berhubungan dengan pekerjaan, lebih spesifik berhubungan dengan penjualan atau sales. Berawal dari keprihatinan mengenai traffic beberapa web perusahaan yang turun yang bisa jadi berpengaruh terhadap omzet perusahaan walaupun katanya tidak begitu berpengaruh, mungkin keyakinanku ini yang membuat aku resah.

Yang kedua, beberapa web perusahaan memang tidak terurus dengan cukup baik setelah aku memiliki tim kecil yang berfokus pada digital marketing agency, dimana mulai berfokus dengan klien klien external yang harus kami cari dan kami kerjakan untuk mendatangkan omzet tambahan buat perusahaan.
Untuk tim kecil kami sih,.. ndak begitu masalah karena masing masing anggota tim juga beride mengenai produk apa saja yang bisa kita tawarkan dan segmen nya mau kemana. Bahkan mereka juga ada ide produk – produk yang lain yang bisa kita tawarkan.
Tuhan selalu ingin berkomunikasi dengan kita.

Namun yang jadi permasalahan adalah produk – produk lain yang justru menjadi core Business perusahaan seperti kurang ada yang memikirkan kalau tidak bisa dikatakan tidak ada yang memikirkan. Betul bahwa tujuan dan goalnya adalah omzet , cuan tapi untuk mencapai itu apa saja yang bisa kita lakukan, itu yang sepertinya kurang tergarap dengan cukup baik kalau tidak bisa di katakan tidak tergarap dengan cukup baik.

Yang ketiga, … weh kok akeh yang membuat resah #lol
Salah satu keinginan adalah membuat Channel penjualan tambahan terhadap salah satu produk yang di miliki oleh perusahaan, tapi support dari yang punya produk sepertinya kok tidak sesuai yang di harapkan. Fokus pada 1 klien aja,.. ya walaupun aku percaya klien ini mungkin bisa menghidupi perusahaan ( kalau di lihat dari omzet cukup besar belanjanya) .

Keresahan yang lain adalah mengenai inisiatif ku ingin membantu namun tawaran bantuanku mungkin merepotkan karena aku juga butuh support atas apa yang ingin aku coba lakukan, jadi tidak ter support dengan cukup baik.
Mungkin benar, quote jadul “jangan pernah menawarkan bantuan apabila tidak diminta”

TUHAN BICARA

Dari keresahan – keresahan itu, tiba – tiba di suatu ketika aku diminta untuk menggantikan salah satu lektor yang kebetulan berhalangan untuk bertugas dihari minggu, minggu yang berjalan ini.

Yeremia 17 : 5 -10 menjadi bacaan yang harus bacakan di hari minggu, dan isinya sungguh membuat aku terpana, dan “ yaaa … Tuhan ingin aku membaca ini agar aku tidak perlu kuatir atas keresahan yang aku alami.
Kitab Yeremia menyerukan untuk TIDAK mengandalkan manusia, bahkan disita tertulis “TERKUTUKLAH ORANG YANG MENGANDALKAN MANUSIA dan mengandalkan KEKUATAN sendiri ..” .

Ya Tuhan sedang berbicara padaku untuk TIDAK MENGANDALKAN MANUSIA, Tuhan ingin aku mengandalkanNya atas segala keresahan yang aku alami, DIA ingin aku datang padaNya atas segala keresahan yang aku rasakan. Namun mengandalkan Tuhan bukan berarti tidak melakukan apa – apa, lakukan sesuatu dan libatkan DIA atas segala yang ingin aku lakukan, itu yang Tuhan mau.
Bukan berarti kita datang ke Tuhan trus berbincang dengan Tuhan “Tuhan,.. tolong bantu aku mengenai hal ini..” kemudian kita hanya diam aja tidak melakukan sesuatu.

Tuhan menjawab lagi dengan Yesaya 55 : 8 – 9 , bahwa Tuhan punya rencana, Tuhan punya rancangan atas segala sesuatu atas hidupku, jadi disitu Tuhan mau bicara keresahan yang aku rasakan di bawa ke Tuhan dan libatkan Tuhan atas segalanya. Lakukan yang terbaik Tuhan yang akan menentukan mau bagaimana.
Jangan sombong dengan rencanaku, tapi percaya atas rencanaNya.
Berserah bukan menyerah, surrender not give up.

Dan tiba – tiba, di saat aku mencoba memahami kedua perikop di atas, ketika itu aku scroll reels Instagram, muncul Yesaya 60 : 1 “ Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terjangmu datang dan kemuliaan Tuhan terbit atasmu” … #spechless

Ini yang Tuhan mau,.. Tuhan benar benar bicara padaku.
Untuk tidak mengandalkan manusia, untuk percaya atas rencana Tuhan dan untuk bangkit dan menjadi terang karena Tuhan selalu menyertaiku.

“TERKUTUKLAH ORANG YANG MENGANDALKAN MANUSIA dan mengandalkan KEKUATAN sendiri ..”

So ,… libatkan Tuhan ya sob.. apapun kepercayaanmu, libatkan Tuhan atas segala sesuatu, lakukan yang terbaik dan percaya bahwa waktu Tuhan merupakan waktu yang selalu tepat, tidak pernah terlambat.
Percaya sampai mukjizat itu datang.
Tuhan memberkati.

Terjebak dalam Excellent Service

Terjebak dalam Excellent Service

Terjebak dalam Excellent Service

Terjebak dalam excellent service ? bagaimana bisa excellent service menjebak kita ?

Excellent Service menjadi salah satu andalan perusahaan untuk mendapatkan moment istimewa dalam salah satu customer journey karena dengan excellent service diharapkan pelanggan atau pembeli atau menggunakan jasa kita akan kembali lagi untuk menggunakan produk atau jasa kita.
Pengertian excellent service dan customer journey sudah banyak yang membahasnya, jadi rekan – rekan bisa melakukan pencarian atas pengertian dua hal tersebut #searchingaja #eeh , namun saya kan mencoba membahas sedikit tentang kedua hal tersebut dilihat dari apa yang saya coba pahami dan kami coba terapkan ( kalau ada yang kurang tepat mohon berikan saya pencerahan di kolom komentar ).

Secara tersurat, excellent service bisa dikatakan sebagai pelayanan yang “sempurna” dan sepertinya akan muncul pemahaman “ ya apa yang diinginkan oleh customer kita yang harus terpenuhi” dan pada akhirnya muncul istilah customer adalah raja, pembeli adalah raja. Is it right ?

Kemudian istilah Customer journey bisa dikatakan sebagai bagaimana perjalanan pelanggan / customer sampai akhirnya mereka melakukan pembelian atas produk yang kita miliki, bukan perjalanan dari mereka lahir, dewasa sampai akhirnya meninggal ya …

Customer Journey

Awareness.

Mungkin bisa dikatakan sebagai sebuah kesadaran atau pengetahuan terhadap produk yang kita tawarkan. Nah bagaimana biar calon pelanggan kita tahu, ya kita mengenalkan produk kita dong ..

Research dan Consideration

Setelah tau mereka akan mencari tahu dulu produk yang kita punya dengan produk sejenis dari produsen lain, dan mereka akan mempertimbangkan mau beli atau menggunakan produk dari produsen yang mana.

Purchase

Keputusan sudah didapat kemudian melakukan pemesanan dan pembelian , di sinilah kita akan mendapatkan cuan yang pertama dari calon pembeli kita yang sudah terconversi menjadi pembeli kita (kalau memutuskan untuk membeli produk kita).

Retention dan Service

Pada saat melakukan pembelian mereka akan mengingat apa yang di lakukan oleh kita sebagai produsen, bagaimana servicenya, bagaimana mutu produk secara nyata dan komponen – komponen lainnya. Dan bagaimana pembeli ini menjadi pelanggan karena melakukan pembelian kembali atas produk kita.

Advocacy

Bisa katakan bagaimana si pelanggan ini memberikan review atas produk yang dia beli, sampai dengan mereka merekomendasikan kepada orang lain untuk membeli produk kita.

Pembahasan mengenai customer journey lebih detail nanti di tulisan selanjutnya ya sob … termasuk dengan pembahasan apa saja yang bisa kita lakukan di setiap langkah dari customer journey.

Trus keterkaitannya dimana nih ?
Sebenarnya dari masing – masing bagian dari customer journey selalu melibatkan pelayanan atau service. Sebut saja di bagian awareness, salah satu kegiatan yang bisa di lakukan untuk meningkatkan awareness calon pembeli atau pelanggan adalah dengan melakukan blasting entah di media sosial atau direct email ( ini kalau yang sifatnya online ya ..), pelayanan yang di maksud adalah penyampaian tentang product knowledge dengan bahasa yang tepat sesuai dengan segment dari produk yang kita miliki.

Kemudian dibagian research dan consideration, ada beragam kegiatan yang bisa kita lakukan untuk memenuhi keingintahuan calon pembeli tentang produk kita, salah satunya adalah dengan bertanya langsung dengan customer support yang kita miliki, ini jelas membutuhkan pelayanan yang cukup ekstra seperti harus bersabar dengan pertanyaan – pertanyaan yang selalu berulang, sabar menjelaskan berbagai hal yang berhubungan dengan produk yang kita miliki, dan sebagainya. Belum lagi dengan step yang lain tentunya diperlukan begitu hal yang berhubungan dengan pelayanan juga.

Dan di setiap industri atau perusahaan memiliki tujuan yang mungkin beragam dalam menerapkan Excellent service, namun secara general tujuan menerapkannya ada beberapa hal antara lain adalah :

  1. Memberikan informasi yang lengkap sesuai kebutuhan pelanggan
  2. Memberikan pelayanan yang berkualitas untuk pelanggan atau klien
  3. Menciptakan rasa percaya pada pelanggan terhadap produk barang maupun jasa yang dipasarkan.
  4. Menginformasikan sedetail mungkin mengenai barang atau jasa yang di tawarkan
  5. Mencegah timbulnya keluhan, tuntutan atau pengaduan dari pelanggan terhadap barang, maupun jasa
  6. Menimbulkan loyalitas dan kepercayaan pada pelanggan untuk secara berulang menggunakan dan memakai barang atau jasa yang di tawarkan.
Setiap Industri atau perusahaan memiliki tujuan yang mungkin beragam dalam menerapkan excellent service

Jadi pada dasarnya excellent service merupakan hal yang baik untuk dilakukan agar calon pelanggan terconversi menjadi pelanggan dan pada akhirnya menjadi pelanggan yang loyal, terus menggunakan produk atau jasa kita bahkan sampai dengan memberikan review yang baik agar perusahaan juga mendapatkan pelanggan yang baru.
Karena biasanya pelanggan baru dan langsung membeli atau menggunakan produk atau jasa kita berasal dari pelanggan yang membaca review dari pelanggan sebelumnya.
Namun ada hal yang mungkin perlu diperhatikan dalam memberikan layanan yang sempurna (excellent service), jangan sampai menjadi bumerang yang pada akhirnya “melukai” perusahaan. Bukan keuntungan yang di dapat malah kerugian yang didapat.

Pengetahuan produk

Pengetahuan produk ini penting untuk dikuasai oleh tim sales (baik offline atau online). Lakukan sinkronisasi dan sinergi yang berkelanjutan dengan tim produksi sehingga antara yang di tawarkan dengan sesuai dengan kondisi produk yang sesungguhnya. Jangan sampai hanya untuk mengejar penjualan / sales, kita menawarkan hal – hal yang tidak di miliki oleh produk atau tidak tercover oleh jasa tersebut.
Jelaskan dengan detail tentang produk dan jasa kita, tanpa harus mengurangi dan menambah dari apa yangkita miliki.

Bagaimana jika pelanggan meminta atau menyebutkan beberapa hal yang diluar yang kita sebutkan? Kalau tidak yakin bisa tercover koordinasikan dengan tim produksi apabila masih memungkinkan upgrading, tidak ada salahnya dilakukan. Added Value.

Nilai produk atau jasa

Seperti halnya di point pertama, usahakan nilai produk atau jasa yang kita tawarkan sebanding dengan apa yang kita miliki atau yang bisa kita lakukan.
Bukan berarti tidak memungkinkan untuk dilakukan upgrading, tidak ada salahnya juga berkonsultasi dengan tim produksi atau ajak tim produksi untuk berdiskusi dengan client apabila ada seolah sales atau marketing.
Kepuasan pelanggan adalah bukan disaat fitur yang diinginkan terpenuhi di awal atas janji sales atau marketing tapi disaat semua yang di tawarkan dapat terpenuhi dengan baik.

Support

Setelah melakukan pembelian, bukan berarti urusan telah selesai ; kemudian cuek dengan pelanggan yang telah membeli produk dan menggunakan jasa kita. Kalau tidak pengen repeat order ya lakukan aja,.. Tapi kalau ingin mereka repeat order atau bahkan memberikan review yang positif dan bahkan memberikan anjuran kepada rekan – rekan, keluarga atau orang lain untuk segera menggunakan produk dan jasa kita ya berikan support yang terbaik untuk mereka apabila ada hal hal yang diluar dugaan kita , misal produknya rusak ketika sampai ditangan pembeli, atau timeline pengerjaan nya overdue dari jadwal yang disepakati.

Perhatikan kesepakatan yang telah di buat, tunjukkan ke mereka apa yang sudah disepakati bersama,.. Namun ingat komunikasi kan dengan baik, jangan terburu buru untuk mengganti atau menawarkan tambahan jasa lebih tinggi diluar kemapuan kita.

After Sales

Pada dasarnya, after sales service lebih mengacu pada berbagai upaya untuk memastikan pelanggan sudah merasa puas dengan produk atau jasa yang ditawarkan. Cara ini dilakukan agar pihak pembeli merasa puas dan secara tidak langsung akan rela memberikan rekomendasi produk atau layanan perusahaan pada kerabatnya.

Walau mungkin tidak akan meningkatkan penjualan secara signifikan, namun hubungan yang baik akan membuat pelanggan akan memberikan rekomendasi kepada orang lain dengan sukarela, efek selanjutnya mungkin bukan repeat order tapi new customer.
Sapa dengan baik, dan pastikan tidak over dalam melakukan after sales service dan membuat malah tidak nyaman. Sesekali juga perlu disapa walau tidak perlu menawarkan produk atau jasa kembali. Ingat kita juga perlu untuk punya waktu mendapatkan pelanggan lainnya.

Mungkin point diatas menjadi beberapa hal yang bisa di lakukan, walaupun ada beberapa hal yang bisa di tambahkan.
Batasan perlu di lakukan dengan perjanjian kerja sama, atau MoU antara produsen dengan konsumen… ya tapi kalau produk anda adalah sayur sayuran dan produk sekali habis ndak perlu juga kali menggunakan MoU #lol

Demikian opini saya, kalau semisal ada tambahan dan koreksi dengan rendah hati saya menerima dan mohon maaf. Silahkan di kolom komentar yes .. 🙂

Pengen punya website, apa yang harus di persiapkan

Pengen punya website, apa yang harus di persiapkan

Pengen punya website, apa yang harus di persiapkan

“Pengen membuat website, apa yang harus dipersiapkan ?” atau “ apa aja nih yang aku harus persiapkan ? “ pertanyaan ini muncul dan hampir selalu muncul ketika sudah memutuskan untuk membuat website. Peluang untuk memulai bisnis online bisa jadi semenjak tahun 1988 ketika IP internet masuk ke Indonesia dan pembangunan awal di tahun 1992 hingga 1994, yang kemudian didistribusikan dengan pendirian ISP (Internet Service Provider) komersial di tahun 1995 (wikipedia).
Padahal di tahun tersebut marketplace AMAZON juga sudah muncul, ada ebay kemudian media sosial pun bermunculan sebut saja facebook tahun 2004, Twitter tahun 2006, marketplace mungkin awal awal dulu tokobagus tahun 2005 yang saat ini bernama olx, 4 tahun kemudian tokopedia menyusul di tahun 2009, selanjutnya ada bukalapak tahun 2010, blibli tahun 2011 ,shopee di tahun 2015. Jadi sebelum pandemi covid 2019 peluang peluang itu sudah muncul untuk memulai bisnis online, dari media sosial sampai dengan marketplace.
Selain memanfaatkan media sosial dan marketplace, kita juga bisa membuat website. Dengan menggunakan website segala informasi yang kita miliki tentang produk atau jasa yang kita tawarkan dan kita miliki tidak perlu di ulang – ulang dalam menginformasikannya, karena didalam website sudah ada halaman khusus yang menjelaskan mengenai profile bisnis kita, produk atau jasa kita, bahkan sampai dengan kontak kita.
Trus apabila kita pengen membuat website, apa yang harus di persiapkan ? ada beberapa hal yang harus di persiapkan untuk memulai dalam membuat website.

PERENCANAAN

Halah… jangan terlalu banyak melakukan perencanaan,… langsung aja eksekusi” “perencanaan membuat tidak segera bertindak, tidak segera action” kata – kata yang sering kali muncul karena menganggap perencanaan membuat waktu berjalan melambat dan tidak segera bertindak.
Buat saya, justru dengan perencanan membuat segala sesuatu berjalan terarah, goalsnya jelas dan mau melakukan apapun juga nyaman. So make it simple dengan plan.

Jenis Website

Tentukan mau membuat website yang seperti apa? Website yang isinya hanya profile saja atau ada produk displaynya atau hanya 1 halaman saja. Atau anda mau membuat toko online dimana di website anda bisa melakukan transaksi.
Tentukan point point apa yang ingin anda tampilkan dalam website seperti deskripsi perusahaan, history perusahaan, visi dan misi, produk atau jasa yang anda tawarkan dan lain – lain.

Membuat Isi

Problem kebanyakan dari perusahaan, atau brand (baik personal atau komunitas) adalah mengenai ketersediaan dari content atau isi bahkan ada beberapa badan usaha tidak memiliki deskripsi perusahaan atau biasa disebut dengan company profile.

Anda harus membuatnya atau setidaknya anda bisa melakukan berdiskusi dengan bagian Sales dan Marketing atau HRD atau divisi yang lain yang berhubungan dengan profile dari perusahaan anda.

Mengapa harus anda atau perusahaan anda, karena yang tahu persis tentang perusahaan anda adalah anda sendiri, sama halnya dengan siapa yang tau tentang anda ? ya anda sendiri, apa yang anda rasakan, badan anda akan merasa capek ketika ngapain dll.

Begitu juga dengan deskripsi dari produk atau jasa anda, yang tahu persis mengenai hal tersebut tidak lain dan tidak bukan ya hanya anda sendiri.
Isi website berbentuk teks, gambar/foto, dan video apabila di perlukan. Jadi pastikan anda memiliki minimal 3 hal tersebut agar lebih lengkap isi yang akan di akses oleh pengunjung anda nantinya.

Persiapkan hal tersebut dengan baik, karena apabila anda memutuskan yang akan membuat website anda nanti pihak ke-3 maka anda akan membutuhkannya. Tapi bukan berarti pihak ke-3 tidak bisa membantu walaupun tidak semua website developer memiliki dan mau memberikan arahan/coaching tentang bagaimana membuat profile perusahaan anda.

Dua hal tersebut sudah cukup untuk perencanaan website anda, mengenai hal lain seperti membuat struktur website, kata kunci (keyword), serta bagaimana optimalisasi dari website anda, sudah bisa di serahkan oleh pihak ke-3 atau web designer/developer yang tentunya masih harus berkonsultasi dan berdiskusi dengan anda sebagai website owner.

DOMAIN dan HOSTING

Isi dari website sudah ada, struktur website sudah cocok, bentuk website yang di tawarkan juga sudah ok, maka yang perlu dilakukan adalah melakukan pembelian domain dan hosting untuk menampung dan menampilkan isi yang sudah anda buat.

Domain merupakan alamat website yang biasa anda akses misalnya https://adrianpurwadinata.com atau domain bisa di katakan sebagai alamat rumah, dimana pengunjung akan datang ke rumahmu. Pemilihan domain juga tidak bisa asal dengan bahasa – bahasa yang alay, mungkin buat anda bagus tapi apakah nama itu mudah di temukan dan banyak pengujung yang mencari nama tersebut ?
Nama domain bisa merupakan nama perusahaan anda, bisa jadi nama brand anda misal tempebacemenak.com atau nama dari produk tertentu misalnya produk anda batik yang ada di Yogyakarta , anda bisa saja memilih nama batikyogyakarta.com.

Hosting merupakan space atau ruang untuk menyimpan dari semua data yang ada, data yang akan tampil ketika pengunjung menemukan website anda.
Jika anda masih bingung dengan nama domain dan hosting yang cocok buat anda bahkan anda masih bingung dengan bagaimana membuat content , anda bisa melakukan konsultasi terhadap penyedia domain dan hosting yang anda inginkan salah satunya adalah BakoelWeb Indonesia (BWI)

Mudah kan ? hanya dua hal besar itu saja yang diperlukan dan anda perlu lakukan ketika membuat website. Selanjutnya anda hanya perlu menyerahkan ke web developer anda (bisa pihak ke-3 atau staf IT anda yang bisa membuat website sendiri)

Informasi lebih detail atau pertanyaan lain bisa melalui kolom komentar di bawah ini ya sob.. Ada beberapa informasi mengenai website juga ada di artikel lain yang saya coba informasikan di https://adrianpurwadinata.com.

Demikian

Optimalisasi Bisnis Online

Optimalisasi Bisnis Online

Optimalisasi Bisnis Online

Tahun 2021, masih di masa pandemi.
Begitu banyak perubahan yang terjadi, berbagai segi kehidupan, sekolah, sampai dengan bisnis mengalami pergeseran. Perubahan dilakukan demi untuk bersinergi dengan dunia yang berubah. Banyak hal dilakukan hanya untuk agar dapat bertahan dari perubahan sedang terjadi, diperlukan optimalisasi bisnis online.

Dan salah satu yang mulai terasa adalah beberapa usaha yang biasa melakukan penjualan dan menawarkan produknya dengan cara offline atau konvensional mulai menyadari pentingnya memperluas jangkauan dengan memanfaatkan teknologi internet, sehingga upaya dilakukan untuk optimalisasi bisnis online.

Padahal dari Jumlah penduduk 266,91 jiwa , 73,7% merupakan pengguna internet. (sumber data : laporan survey internet apjii 2019 – 2020 (Q2)) . Potensi 73,7% pengguna internet ini yang menjadi peluang untuk para pemilik usaha untuk semakin memperluas jangkauan pemasaran.

Sebagian besar pemilik usaha mulai berbondong – bondong untuk belajar mengenai bisnis online, atau akhirnya mencoba memanfaatkan staf yang ada untuk segera melakukan perubahan – perubahan strategi dari offline ke online. Namun ada beberapa yang menggunakan jasa pihak ke-3 untuk mengelola beberapa platform online.

Platform Media Sosial

Cara Pertama yang di lakukan adalah dengan mengoptimalisasikan berbagai platform media sosial yang sebenarnya juga sudah ada cukup lama keberadaannya sebut saja media sosial facebook, di mana di tahun 2014 sudah mencapai 1 millar pengguna, dari peluncurannya di tahun 2002.
Dari 73,7% pengguna internet di Indonesia, 65,8% merupakan pengguna facebook yang sangat aktif, instagram 42,8% (sumber data : laporan survey internet apjii 2019 – 2020 (Q2)) .

Apalagi sekarang ada tambahan tiktok for business, facebook for business, instagram professional dan creator. Fitur – fiturnya pun juga ada peningkatan, sebut saja fitur “reels” nya instagram, sehingga semakin banyak fitur yang dapat di optimalkan untuk menawarkan produk by media sosial.

Markeplace

Cara yang kedua adalah dengan memanfaatkan marketplace yang sudah cukup banyak ada di Indonesia juga misalnya Tokopedia, Shopee, Bukalapak Lazada, JD.id dan lain-lain. dengan menggunakan marketplace kita tidak perlu lagi memikirkan masalah bagaimana konsumen kita melakukan pembayarannya, karena marketplace tersebut sudah disediakan Berbagai macam cara pembayaran sehingga mempermudah konsumen kita untuk melakukan transaksi di platform tersebut.

Di samping itu di marketplace tidak perlu memikirkan masalah pengiriman dalam artian kita bisa melakukan pemilihan provider pengiriman yang cocok buat customer kita. kita tinggal melakukan upload, menentukan harga, Dan mempromosikan produk-produk kita yang ada di marketplace ke dalam sosial media yang kita punya, bahkan di marketplace juga menyediakan berbagai macam promo yang bisa kita gunakan.

Website

Cara ketiga dengan dengan membangun website. Ada banyak cara untuk membangun sebuah website Kalau anda keberatan dengan membayar domain dan hosting yang biasanya dibayar pada tahun sekali, Anda bisa menggunakan platform website yang gratisan, sebut saja blogger.com dan wordpress.com .

Kedua web tersebut memberikan fasilitas kepada anda untuk memiliki website sendiri dengan membangun website itu sendiri, namun karena gratisan nama website anda akan diikuti oleh wordpress atau blogger itu contohnya anda punya usaha atau bisnis jualan pisang goreng angkat pengen punya Punya website dengan nama pisanggoreng.com, hal tersebut tidak dapat Anda lakukan ketika Anda memilih menggunakan wordpress.com atau blogger.com. nama dari website anda akan menjadi pisanggoreng.blogspot.com atau pisanggoreng.wordpress.com.

Apabila anda menginginkan nama website sendiri tanpa ada embel – embel blogspot atau wordpress di belakangnya , anda dapat membeli domain dan hosting secara terpisah atau menjadi sebuah paketan. Banyak provider yang bisa anda pilih, salah satunya adalah BakoelWeb Indonesia (bwi).

Tidak hanya domain dan hosting tapi juga sekalian untuk design nya, anda terima beres, untuk detail nya bisa cek di https://bakoel.website.
Namun apabila anda ingin memulai dari awal secara mandiri, bisa di baca baca juga di artikel

Jadi luaskan jangkauan bisnismu dengan cara optimalisasi bisnis dengan online, sehingga bukan hanya membantu perusahaanmu, tapi juga akan membantu orang lain.

Demikian.

Konten Merupakan Nyawa dari Websitemu

Konten Merupakan Nyawa dari Websitemu

Konten Merupakan Nyawa dari Websitemu

Konten adalah nyawa dari websitemu,..ya emang iya, bagaimana bisa sebuah website tanpa adanya konten? Bagaimana bisa tanpa konten pengunjung dapat memahami apa yang akan anda bicarakan di web? Dan bagaimana bisa akan mendatangkan traffic bahkan sampai dengan penjualan melalui website anda apabila tanpa konten?.
Mari kita coba bahas mengenai konten website ini sehingga menjadi sangat penting bahkan bisa dikatakan raja bahkan nyawa di website mu.
Arti kata konten menurut KBBI, adalah informasi yang tersedia melalui media atau produk elektronik.
Penyampaian konten dapat melalui berbagai media seperti CD, flashdisk, televisi, radio, internet bahkan melalui media langsung seperti seminar, workshop, conferensi. Media online pun dapat menyajikan konten melalui website, email, blog, sampai dengan media sosial.

Jenis Konten

Secara garis besar konten yang tersedia di media ada beberapa jenis :

Teks

Contohnya yang saya coba sampaikan ini , saya sedang membuat konten dalam bentuk text. Biasanya text akan menggambarkan tentang deskrispi, definisi, ulasan, kajian, analisa, opini dan pengertian.
Di dalam website, konten dalam bentuk text ini menjadi penting karena dengan teks mesin pencari akan mencari kata kunci yang relevan dengan isi nya. Teks sangat di perlukan agar mesin pencari lebih mudah untuk melakukan crawling, indexing dan apa akhirnya melakukan ranking.

Gambar atau Foto

Banyak dari rekan – rekan khususnya seorang photografer mungkin mengalami kesulitan apabila lebih banyak menggunakan teks dalam menyampaikan sebuah pendapat atau opini, mereka menyampaikan nya dalam bentuk foto.
Foto dapat berbicara banyak mengenai berbagai kondisi dan situasi.
Untuk website photografer atau agency photoshoot juga mungkin akan lebih bisa menyampaikan portfolionya dengan menggunakan foto – foto yang pernah mereka ambil, daripada terlalu banyak text.
Kemudian bagaimana mesin pencari akan menemukan foto – foto ini ? Lengkapi foto – foto yang anda sertakan dengan alt text, title, caption dan deskripsi.

Infografis

Ada kalanya dalam menyampaikan materi , kurang menarik apabila hanya berupa tulisan atau text saja, akibatnya malas untuk membaca dan pada akhirnya informasi yang disampaikan tidak lengkap bahkan tidak tersampaikan sama sekali.
Dengan gambar saja tanpa ada keterangan mungkin untuk beberapa orang tidak bisa menangkap informasi dari gambar itu dengan baik .
Oleh karena itu, muncul infografik, dimana informasi yang di sampaikan merupakan kombinasi dari text dan gambar bahkan “shape” seperti kotak, lingkaran, jajaran genjang, panah dengan warna warna yang menarik.

Audio

Sekarang ini audio pun sudah menjadi konten yang menarik dengan kemasan yang semakin bervariasi. Salah satu nya adalah podcast yang bisa berisi berbagai cerita, informasi, iklan dan sebagainya.
Audio juga bisa berisi tentang background sound untuk website, mungkin bisa di tambahkan untuk web tertentu misalnya website jasa salon spa , dengan backsound musik musik khas spa.

Video

Mungkin konten video menjadi konten yang menarik. Namun perlu juga di pertimbangkan bagaimana video ini tidak menambah berat dari website yang sedang kita bangun.

Kalau berhubungan dengan website jenis – jenis konten tersebut diatas sangat di perlukan agar pengunjung mendapatkan informasi yang lengkap mengenai perusahaan atau produk anda.
Website ibarat sebuah rumah yang ketika sudah jadi bukan berarti terus ditinggalkan, tapi harus di pelihara, dibersihkan, kadang perlu ditambahkan beberapa hal. Begitu juga dengan website perlu di maintenance perlu dirawat juga agar websitenya selalu di kunjungi dan menjadi tujuan ketika pengunjung melakukan pencarian.

Salah satunya adalah dengan memberikan konten yang konsisten dan menarik.

Macam Konten

Kalau di website, walau ada beberapa jenis konten yang ada di dalamnya namun menurut saya ada 2 kelompok besar :

Konten Utama

Biasanya dalam sebuah website hampir selalu ada konten mengenai tentang (about) apakah tentang produk, entah tentang perusahaan atau profile perusahaan, entah mengenai seorang penulis itu sendiri untuk webblog personal seperti adrianpurwadinata.com
Apabila website tersebut menjual produk atau memiliki produk atau jasa biasanya akan dibarengin dengan dekripsi produk atau jasa tersebut bahkan sampai dengan harga serta bagaimana melakukan transaksi terhadap barang atau jasa tersebut.

Selain itu, ada halaman (page) yang hampir selalu ada bahkan tidak pernah tertinggal yaitu halaman kontak kami (contact us).
Dan semua konten utama ini, dalam bentuk text, dilengkapi dengan image atau gambar terkadang disertai dengan video ataupun audio walaupun mungkin jarang ditemui untuk saat ini.

Semua konten tersebut di atas, biasanya lebih statis atau akan tidak mengalami perubahan dalam jangka waktu yang relatif lebih lama dan akan cenderung lebih banyak didiamkan dan tujuan nya lebih pada untuk para pengunjung website baru, kalaupun ada perubahaan mungkin tidak terlalu signifikan. Perubahan yang signifikan bisa terjadi ketika ada penambahan misalnya menambah layanan, produk atau jasa, yang otomatis akan menambahkan uraiannya.
Konten utama ini digunakan sebagai starter dalam membuat sebuah website.
Identitas dari website akan terlihat di konten utama ini, bicara mengenai apa dan hal apa saja yang di tawarkan di website ini.

Blog

Halaman blog biasa ditambahkan untuk memberikan tambahan value ketika pembaca mengakses halaman website kita.
Biasanya berisi tentang berita terbaru, tips dan trik, ulasan sebuah kejadian yang sedang viral dimana berhubungan dengan website kita, misalnya website ppobnusantara.com yang merupakan website pembayaran berbagai kebutuhan sehari hari, maka konten nya berhubungan dengan listrik pln, pertiketan, bisnis ppob, dan layanan – layanan yang ada di aplikasi PPOB Nusantara.

Selain itu, tujuan yang lain adalah untuk meningkatkan traffic dari pengunjung dari website kita. Kenapa bisa seperti itu? Biasanya calon pengunjung baru akan melakukan pencarian di mesin pencari atau search engine dengan menyebutkan keyword tertentu yang dia ingin cari, nah apabila salah satu keyword itu ternyata di baca oleh mesin pencari sangat berkorelasi dengan artikel kita maka mesin pencari akan memberikan hasil pencarian nya menuju ke artikel dari blog yang kita buat.
Setelah pengunjung membaca atau menemukan artikel yang mereka cari, dan artikel tersebut menjawab keingintahuannya, biasanya si pengunjung akan melihat website utamanya apa. Efek selanjutnya pengunjung akan mengenal produk dan layanan kita, dan di harapkan terkonversi menjadi pembeli dari produk atau layanan yang sebenarnya kita tawarkan.
Berawal dari sebuah artikel berubah menjadi sebuah benefit atau transaksi.

Selain itu, ada halaman (page) yang hampir selalu ada bahkan tidak pernah tertinggal yaitu halaman kontak kami (contact us).
Dan semua konten utama ini, dalam bentuk text, dilengkapi dengan image atau gambar terkadang disertai dengan video ataupun audio walaupun mungkin jarang ditemui untuk saat ini.

Semua konten tersebut di atas, biasanya lebih statis atau akan tidak mengalami perubahan dalam jangka waktu yang relatif lebih lama dan akan cenderung lebih banyak didiamkan dan tujuan nya lebih pada untuk para pengunjung website baru, kalaupun ada perubahaan mungkin tidak terlalu signifikan. Perubahan yang signifikan bisa terjadi ketika ada penambahan misalnya menambah layanan, produk atau jasa, yang otomatis akan menambahkan uraiannya.
Konten utama ini digunakan sebagai starter dalam membuat sebuah website.
Identitas dari website akan terlihat di konten utama ini, bicara mengenai apa dan hal apa saja yang di tawarkan di website ini.

Konten utama biasanya lebih statis atau akan tidak mengalami perubahan dalam jangka waktu yang relatif lebih lama dan akan cenderung lebih banyak didiamkan dan tujuan nya lebih pada untuk para pengunjung website baru

Efek selanjutnya pengunjung akan mengenal produk dan layanan kita, dan di harapkan terkonversi menjadi pembeli dari produk atau layanan yang sebenarnya kita tawarkan.
Berawal dari sebuah artikel berubah menjadi sebuah benefit atau transaksi.

Siapa Penyedia Konten

Awal kali punya keinginan rumah sendiri, mulai dengan mencari sepetak tanah yang akan kita dirikan rumah, lokasi atau alamat bisa jadi menjadi pilihan kali pertama. Setelah pas dengan alamatnya, luasan tanahnya baru kemudian berpikir mengenai ruangan apa saja yang ada di dalamnya, ada berapa ruangan yang akan kita bangun yang pasti sesuai dengan kebutuhan kita.

Kemudian ruangan – ruangan itu diisi oleh barang apa saja, sesuai dengan fungsi dari ruangan tersebut. Seperti ruang yang seharusnya untuk ruang penerima tamu, kayaknya ndak mungkin juga di kasih tempat tidur atau, ruang tidur dipasangin closet. Jadi akan diisi dengan yang seharusnya.
Begitu juga dengan website, isi dari website siapa yang menyediakan ya pemilik website, karena pemilik website yang tau persis website nanti memiliki tujuan sebagai apa, apa yang ingin di tampilkan disana, informasi apa yang ingin ditampilkan disana.

Kira- kira akan membutuhkan orang lain atau pihak ke3 ? bisa membutuhkan bisa tidak, begitu juga dengan rumah, pemilik rumah apakah membutuhkan tukang, saya pikir bisa butuh bisa tidak, pemilik rumah butuh interior design ? bisa iya bisa tidak juga . Pemilik rumah butuh tukang kayu untuk membuat tempat tidur dari kayu ndak ? bisa iya bisa tidak.
Kalau pemilik rumah bisa melakukan semua ya kenapa tidak ? Kalau tidak bisa melakukan semua, ya pemilik rumah membutuhkan arsitektur, tukang bangunan, tukang kayu, tukang listrik dan tukang – tukang lainnya. Yang mengarahkan mengenai model, bahan dan lainnya ya tetap pemilik rumah.

Apakah tukang boleh memberikan saran ? boleh banget, mungkin malah seharusnya demikian , kalau pemilik rumah ndak mau gimana ? sudah menjadi kewajiban tukang atau pihak ke-3 untuk menyampaikan resiko yang akan di terima oleh pemilik rumah.

Begitu juga dengan website, kalau pemilik website bisa semua ya sangat memungkinkan untuk membuat sendiri websitenya dari nol atau dari awal entah menggunakan CMS atau from scratch dari coding manual.
Kalau tidak memungkinkan bisa menggunakan pihak ke-3 yang menyediakan jasa pembuatan website. Namun tetap yang tahu persis mengenai mau di bawa kemana website tersebut, apa saja isinya ya pemilik website. Pihak ke-3 sangat memungkinkan untuk memberikan konsultasi bahkan coaching mengenai website tersebut.

Bagaimana kalau diserahkan sepenuhnya oleh pihak ke-3 ? jawabannya bisa banget tapi perlu diperhatikan beberapa hal ini apabila anda tidak memberikan konten yang sesuai dengan value dari website.

Berasumsi dan bisa jadi salah

Pihak ke3 dalam mencari konten apabila diberikan sepenuhnya maka akan berasumsi… ooo mungkin profilenya kayak punya tetangga, kemudian ujung – ujungnya untuk mempercepat copas saja, akibat lain adalah bukan traffic semakin menanjak malah bisa jadi tidak terindex oleh mesin pencari. Bagaimana menjadi ranking kalau terindex saja tidak.

Waktu

Pengerjaan web akan semakin panjang, karena pihak ke 3 harusmencari konten yang “kira-kira” sama. Kalau konten tidak sesuai, maka perlu penyesuaian lagi… disesuaikan ternyata masih belum pas, di sesuaikan lagi, maka kan semakin panjang juga.

Jiwa Website

Yang tau persis mengenai anda ya anda sendiri, yang tau persis tentang perusahaan anda ya anda sendiri bukan orang lain, jadi berikan jiwa anda di website anda dengan konten dari anda.

So,.. kenali perusahaanmu, dirimu, melalui website yang akan kamu bangun dan selanjutnya serahkan sepenuhnya kepada pihak ke 3 untuk memvisualisasikannya. Tidak di anjurkan untuk ikut mengerjakan secara teknis dengan mencoba – coba mengerjakan sendiri bebarengan dengan pihak yang anda tunjuk untuk mengerjakan web juga, karena bisa jadi akan semakin tidak terarah website yang akan di bangun.
Plan out of the box but execution in the box.

Demikian. Salam sehat selalu.